Memilih Warna Baju Sesuai Warna Kulit

15 komentar

Sering nggak kita berlama-lama nggak kunjung checkout saat belanja baju di onlineshop? Bisa karena masih bingung warna bajunya, warna yang dimau sizenya nggak ada, atau justru salah pilih warna baju karena nggak ngerti gimana memilih dan membuat perpaduan warna baju. Hmm, jangankan beli online, belanja di outlet aja kita sering bolak-balik fitting room untuk mencoba baju yang sama dengan warna yang berbeda. 


Sounds familiar, girls? 

memilih warna baju

Meskipun nggak ada aturan baku tentang memilih warna baju apa yang oke dan tidak, tapi jika mengetahui warna baju yang jatuhnya paling cocok dan sesuai dengan kita sendiri sebenarnya ngasih banyak keuntungan. Salah satunya ya menghindari kejadian kaya di online shop tadi, dan tentunya nggak perlu keluar masuk fitting room untuk coba baju yang sama. 

Karena saya mengalami hal itu, dan ini menghabiskan waktu hanya untuk pilih-pilih warna saat itu juga. Belum lagi cahaya di toko dengan cahaya riil di rumah berbeda, menghasilkan perbedaan kesan pakaian di badan kita juga. Nggak jarang akhirnya beberapa baju cuman dipake sekali dua kali, karena nggak pede atau nggak ada padu padan jilbabnya. 

Eh, jangan salah, punya preferensi terhadap warna tertentu juga sah-sah aja, lebih penting bahwa kita bisa tampil percaya diri dengan good attitude. Panduan warna kulit hanya salah satu dari cara mendukung confident personality saja. So, up to you deh kalo ini bebas-bebas aja mau dijadikan referensi apa tidak :) 

Kenali skin tone

Untuk mengujicoba mana warna yang cocok, salah satunya dengan indikator warna kulit. Saat ini, kita mengenal 3 jenis kecenderungan kulit (tentu saja sesuai ras dari sananya), yaitu  'cool/pale undertone', 'medium/warm undertone', dan 'dark undertone'. 

Sampai saat ini ada dua hal yang bisa jadi indikator cara menentukan skin tone : dari warna kulit punggung tangan dan urat yang berada di pergelangan tangan.  

tone kulit

Cara lain juga bisa ditentukan oleh beberapa hal, antara lain ;

Perhiasan 
Warna emas atau perak/emas putih biasanya punya pesona kilau yang berbeda di warna kulit. Kalau lebih cocok dengan warna gold, maka kemungkinan kita punya warm atau medium tone. Sedangkan jika lebih cocok dengan warna putih seperti emas putih, perak, platinum, atau rosegold, maka kulit kita termasuk cool undertone. 

Warna putih 
Warna putih adalah paling netral. Untuk itu, menentukan skin tone juga bisa memakai warna putih dengan gradasinya. Jika cool undertone cocok dengan warna pure white, maka medium ke warm undertone lebih cocok dengan putih tulang 

Warna mata dan rambut 
Sudah jelas ya, ini berkaitan erat dengan ras asal kita. 

Eksposur cahaya matahari
- Jika kulit mudah terbakar di bawah sinar matahari, tidak tahan dengan eksposur cahaya berlebihan, memiliki freckles di wajah dan kulit bagian tubuh lainnya, dan tentu saja kulit yang putih dan pucat, maka kulit jenis ini masuk cool undertone. 
- Jika saat berjemur di bawah matahari tidak mengalami sunburn, alias oke-oke aja kulitnya, maka ini bisa masuk golongan medium undertone. Medium ini bisa jadi perpaduan antara kulit kuning dan kulit sawo matang.
- Jika kulit sudah berwarna gelap dari sananya tanpa harus berjemur, juga memiliki seulas kecokelatan yang eksotis, maka ini masuk ke dark undertone.  

Memilih baju sesuai warna kulit 

Balik lagi ke yang tadi saya bilang, kalo kita pede aja sih sebetulnya bebas aja mau pake baju warna apa. Tergantung pada kesan apa yang mau kita tampilkan. Dulu saya cuman mau pake baju warna  gelap polosan aja, asli cuman karena nggak pede sama bentuk badan dan lebih mudah nyari kerudung motif apa aja. 

Sebaliknya, sekarang saya bisa pede pake baju bermotif dan berwarna seperti gamis bunga-bunga, rok polkadot, dengan jilbab polosan. Bukan karena bentuk badan yang berubah, tapi kepribadian saya yang lebih terbuka sehingga preferensi syle juga ikutan berwarna. 


- Jika punya warna kulit pucat, atau undertone putih. Pilihlah warna baju yang kontras dengan warna kulit, seperti abu-abu tua, cokelat, burgundy, hijau botol, biru dongker juga bagus membuat kontras ke kulit sehingga kelihatan lebih bold.

Ada baiknya menghindari warna pastel yang terlalu lembut, karena bisa bikin kelihatan terlalu pucat atau belel yah. Kalau mau pake warna netral, hindari putih, light beige, atau warna abu muda, pilih shades yang lebih 'ada warnanya' kaya khaki, cokelat muda, atau slate grey.  

- Untuk kulit medium tone, sebetulnya relatif lebih leluasa memilih warna. Terutama warna-warna earth tone seperti cokelat, khaki, kuning mustard, hijau, abu, biru dan beberapa shades merah. 

Kalau medium tones mau pakai warna pastel, pilihlah paduan yang lebih berwarna misalkan baju creme dengan jilbab cokelat, supaya nggak terlihat washed out. 

- Sedangkan untuk dark tone lebih asik lagi karena sebenarnya lebih bebas menggunakan warna apa saja baik yang kontras maupun pastel. Warna ini tidak akan membuat belel karena justru menonjolkan figur yang berbeda. 

Sebaliknya, hindari warna kecokelatan atau yang membuat baju seperti gradasi dengan warna kulit dark tones. 

Nah segitu tips dan trik memilih warna baju sesuai warna kulit. Nggak selalu benar sih, karena ini soal selera juga, hehe. Pokoknya apapun bajunya, jangan lupakan attitude dan personality :) 

15 komentar

  1. Wah seru nih berarti kulita ku cool undertone nih kak, cuman aku suka banget sama warna pastel n coral jadi tetep masuk ya kak, apa mungkin warnanya tabrakan๐Ÿค”

    BalasHapus
  2. Aku selama ini jarang malah memilih baju berdasarkan warna kulit kak, lebih milih sesuai kesenangan sama warnanya. Tapi kalau soal jilbab iya sih selain dicocokin sama baju, mesti banget juga pilih sesuai kulit biar di muka kelihatan enak dipandang. Tfs kak ๐Ÿ™

    BalasHapus
  3. Duh aku selama ini pake baju asal aja sih haha ga pernah mikirin warna atau apapun itu yg penting nyaman dipakai hhi tp ini wajib dicoba sih menarik kayaknya

    BalasHapus
  4. Bener banget mbak, aku nih tipe nggak pede pakai warna gonjreng sebenarnya, soale warna kulitku gelap

    BalasHapus
  5. Sepertinya cocok. Saya tipe warna kulit netral. Dan saya sangat menyukai warna abu, cokelat, atau yg gelap tapi lembut begitu deh...
    Tapi bukan berarti warna ngejreng saya tidak suka ya...

    BalasHapus
  6. Kalau aku karena suka monochrome dan earthy tone jadi baju-bajuku mostly turunan semua warna itu dan dominan warna abu dan hitam paling banyak sih. Selain sebenarnya hitam itu bikin aku tampak lebih kurus, hehehheeee

    BalasHapus
  7. Baru sadar kalo bajuku banyak yang warnanya natural, jadi pingin cari baju yg warnanya warm deh ๐Ÿ˜„

    BalasHapus
  8. wah boleh juga nih tipsnya, hehe... kadang suka ngasal beli-beli warna baju hehe ternyata kalo pas sama kulit kita lebih enak dipandang ya :)

    BalasHapus
  9. penting memang untuk tau tone color kulit kita, jadi gak kejebak sama tono color baju yang bisa bikin kita keliatan kusam nih

    BalasHapus
  10. Kalau dulu jaman masih mahasiswa, ada dosen ku bilang, "kalian masih mahasiswa kalau pakai baju jangan yang kusam. Pilih warna cerah." wkwkwk. Sejak saat itu aku berani pakai warna lebih cerah dari sebelumnya. Untuk pemilihan warna baju terhadap kulit memang nggak ada aturan baku, yg ada itu menyesuaikan dgn skin tone atau tingkat percaya diri.

    BalasHapus
  11. Sempet bingung waktu baca gambar pertama cool undertone ada 2, detail bgt nih mba..yg ga kalah pnting juga kita harys PD ya mba

    BalasHapus
  12. Daku untuk mengetahui skin tone masih suka bingung, hihi. Begitupun berlaku dalam pilih foundation, apalagi ini baju. Artikel nya jadi masukan nih

    BalasHapus
  13. Ternyata warna baju yang cocok di kita itu juga tergantung warna kulit ya. Baru tahu kalau kulit saya termasuk dalam warm undertone. Abis ini jadi lebih gampang cari baju yang sesuai deh.

    BalasHapus
  14. Sering terjadi di aku nih, hehe. Pilih baju tp bingung pilih warnanya. Ternyata yg lebih cocok di aku itu warna2 yg soft. Next time bisa aku terapkan nih. Thank you kak infonya ๐Ÿ˜

    BalasHapus
  15. Bener sih mbak, milih baju gabisa sembarangan, tricky banget. Kalo salah pake warna baju bisa mempengaruhi keseluruhan look. Gak cakep kalo sampai salah pilih warna. Btw, thank you for the tips ya, mbak.

    BalasHapus

Jangan lupa tinggalkan jejak ya... ^^