5 Tips Lebaran Hemat kala Pandemi

Tidak ada komentar

Ada pandemi atau tidak, hendaknya setiap lebaran kita tidak terlalu bermewah-mewahan. Lebaran hemat bisa dilakukan tanpa mengurangi istimewanya lebaran itu sendiri. Atur pengeluaran sesuai skala prioritas dan kesampingkan pengeluaran tersier. Jauh lebih baik lagi apabila kita bisa melek investasi, yang lagi hits kaya sekarang ini investasi emas atau logam mulia. 

investasi emas


Berikut 5 tips lebaran hemat selama pandemi ala saya dan keluarga : 


1. Nggak mudik 


JELAS ini yah... Dengan tidak mudik berarti bisa memangkas sekian juta yang biasa dipake buat ongkos perjalanan dan sangu di jalan. Kenapa kita nggak perlu mudik saat pendemi seperti ini sudah saya tulis di postingan sebelumnya. 

2. Masak secukupnya 

Karena lebaran hanya dijalani dengan keluarga inti saja, maka seharusnya volume masakan pun menyesuaikan secukupnya saja. Maksimal makan makanan yang sama selama 2 hari. Habis itu pasti bosan kan? Jadi nggak usah masak banyak-banyak banget.

3. Nggak beli baju lebaran 

Iniii niih, biasanya yang jadi godaan pas lebaran reguler. Sale dimana-mana. Sekarang ngaruh nggak sale-sale-an itu? Bila enggak, cukup diam di rumah saja. Menikmati sale di marketplace? Silakan aja... Kalo saya sih udah nggak selera ya beli-beli baju, mau kemana pula lebarannya juga di rumah aja. Jika kita nggak beli baju lebaran, bisa hemat banyak nih.

4. Nggak kunjung-kunjungan, no angpao

Bagi keluarga saya yang nggak punya tradisi angpao sih emang nggak ngaruh. Tapi setidaknya kita nggak perlu keluarin ongkos rekreasi bersama keluarga atau makan-makan, atau oleh-oleh dan yang lainnya.

Bukan nggak mau silaturahim, tapi kita saling menjaga diri saja. Kalau memang perlu membiayai keluarga di luar keluarga inti, kirim bukti kasih kita lewat transferan aja, atau bisa kirim bingkisan pada relasi dan kawan-kawan tercinta.  

5. Investasi! 

THR utuh dong? Silakan pakai untuk kebutuhan prioritas yang biasanya mesti dikesampingkan kalau kita mudik. Benerin genteng bocor, beli kulkas baru (kalo perlu), ngecat rumah, pasang pagar, atau kalau masih banyak juga, investasi!

Saya rekomendasikan investasi pada logam mulia atau emas perhiasan. 

Baca Juga : Beli Emas UBS 

Hari ini terbukti harga emas harganya melonjak jauuhh hampir 100% dari tahun kemarin. Why not? Emas meski tidak berasa punya-punyaan, tapi investasi yang likuid dan tak terjebak inflasi. Sekarang udah ada emas edisi kecil yang sebesar sim card, tapi kalo mau beli yang batangan sekalian kenapa enggak, alhamdulillah bisa ditabung, gaaassss...

Lebaran hemat, THR masih banyak sisa, investasi jalan. Alhamdulillah, pandemi ada hikmahnya. 

Tidak ada komentar

Jangan lupa tinggalkan jejak ya... ^^