Day 26 : Waktu Ramadan yang Berharga

by - Mei 31, 2019


Ramadan kali ini, alhamdulillah segala sesuatunya dimudahkan. Nggak banyak drama, sehat semua, nggak repot masak dan menjalani puasa dengan semakin enteng. Nikmat mana lagi yang mau didustakan. 

Saking mudahnya, kadangkala kita terlena..apalagi dengan yang namanya waktu. Merasa saat Ramadan punya banyak waktu luang, yang nyatanya Allah membuat waktu saat Ramadan ini begitu cepat. Entah karena saking enjoynya kita pada Ramadan atau Dia Yang Maha Mengatur Waktu, tapi aslinya setiap Ramadan selalu nggak kerasa bangeett pergantian dari hari ke harinya. 

Mulai dari bangun sahur, sholat subuh, lantas secepat itu hari berganti pagi...tau-tau udah azan zuhur, nggak berapa lama sudah ashar...pakepuk di dapur, tau-tau azan magrib berkumandang. Selepas buka, makan sedikit, sudah waktunya isya-tarawih, pulang tarawih nggak kerasa waktu sudah jam 11 malam. Tidur lagi, repeat. Masyaallah, selang berpindah hari, saya belum banyak melakukan apa-apa untuk mengisi Ramadan ini. Masih sibuk dengan urusan dunia, yang nggak membekali saya apa-apa di akhirat nanti. 

Demi masa, waktu terus bergulir cepat, dan saya sungguh merugi.... 

Setiap Ramadan akan pergi, saya selalu menyesal. Melewatkan 30 hari yang berharga begitu saja dengan kegiatan-kegiatan unfaedah. Saking mindernya, saya merasa tak cukup layak untuk menuliskan kegiatan pengisi Ramadan. Bukankah satu saja kata yang tepat, yaitu ibadah? Baik ibadah yang membawa kemaslahatan dunia dan tentunya akhirat. 

Sudahlah, kegiatan terbaik saat Ramadan itu mengaji kitab, sholat wajib-sunnah, dan berbuat amal sholeh. Adapun kau berjihad mencari nafkah untuk keluargamu saat berpuasa, ia adalah ibadah yang akan memberatkan kitab amalmu.  

Kemana saja saya, memangnya saya masih hidup di Ramadan yang akan datang??

Oh, Allah. Ampuni hamba yang selalu kufur nikmatMu. 

You May Also Like

0 komentar

Jangan lupa tinggalkan jejak ya... ^^

Baca Juga

7 Essentials Korean Kitchen