Fortune Indonesia Summit 2022 : Mau Sukses Sebelum Umur 40 Tahun?

mau sukses di bawah umur 40

Dulu, kita melihat orang-orang yang sukses itu adalah orang yang usianya sudah pada senior. Dengan asam garam pengalaman hidup dan jatuh bangun membangun karir dan usaha, tentu wajar banget lah kalau di usianya yang senja dia dapat predikat Top 50 Crazy Rich or something

Kita ngeliatnya juga santai aja, “oh gue masih muda ini lah, wajar aja kalau masih pengin ini itu dulu… entar juga ada waktunya bakalan sukses.” Yang mana nggak berasa namanya waktu dan dunia selalu melenakan, akhirnya 'waktunya sukses' itu pun tak kunjung tiba atau kesempatannya terlewat begitu saja.

Sounds familiar?

Yeessss, it’s me when reality bites. Melihat umur sekarang yang nggak sampai 10 tahun lagi bakal memasuki usia 40.

Sudah sejauh apa?
Sudah jadi apa?
Sudah melakukan apa saja?

Rasanya sudah jauh sampai sini, tapi ternyata belum apa-apa jika dilihat dari parameter yang lengkap. Makin berumur makin memikirkan makna hidup dan insecure ketika merasa belum bisa berkontribusi banyak pada kehidupan ini.

Sudahkah sampai umur segini aku bermanfaat bagi orang lain?
Sudahkah aku membantu orang lain selama umur hidupku?
Bagaimana jika aku keburu tua dan tak berguna?

Ahh, ngomongin kaya begini sering kali terbawa pada kisah-kisah kesuksesan orang lain. Sukses yang tidak hanya berpusat pada dirinya sendiri, tapi juga mendatangkan perubahan, menjadi jalan manfaat bagi sekitarnya. Bagaimana mereka memanfaatkan hidupnya untuk membuka peluang bagi orang lain, bagaimana mereka menciptakan sesuatu yang bisa memudahkan hidup umat manusia, dan sebagainya.

Sukses adalah hak segala umur. Tidak perlu menunggu usia senja atau badan yang ringkih untuk mengecap kesuksesan hidup. Tak ada ukuran kapan boleh sukses, semua orang dengan kapasitasnya bisa menciptakan kesuksesannya sendiri.

Jika di umur segini saya belum merasa sukses, maka selama hayat masih dikandung badan kesempatan itu akan selalu ada. Tapi jika merasa cukup dengan kesuksesan sekarang, maka itu nggak salah juga… Setiap orang pun bisa menentukan sendiri kecukupan dirinya.

Beruntung, zaman berbaik hati memberi porsi dan kesempatan bagi anak-anak muda naik panggung kesuksesan. Persentasenya memang masih jauh ketimbang anak muda yang masih berkubang dalam ketidaktahuan. Tetapi dengan melihat bibit-bibit unggul ini, saya jadi berpikir bahwa selagi kesempatan itu ada, seize the moment!

USIA MUDA ADALAH PRIVILEGE

Usia adalah privilege yang hanya didapat sekali seumur hidupmu. Di usia muda kamu bisa mencoba  hal baru sebanyak apa pun, jatuh bangun dengan keleluasaan waktu, dan … secara matematika, tentu saja jika diberi umur panjang, maka kebermanfaatan hidup juga lebih panjang.

Presiden pertama kita, Bung Karno pernah berkata, "Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia". Kalimat ini tentu saja bukan hanya lip service melainkan sebuah keniscayaan bahwa tidak ada yang mengalahkan nyala semangat anak muda ketika geloranya dalam berusaha sudah berapi-api. 

quotes soekarno anak muda

Bung Karno pasti tahu persis kobar semangat ini karena beliau sendiri berada dalam pergerakan perjuangan sejak muda, hingga kita bisa menikmati udara kemerdekaan selama 77 tahun ini.  

Sementara itu, dari sejumlah tokoh-tokoh muda masa kini yang berhasil memanfaatkan waktunya dengan baik, saya melihat karakter dan etos kerja yang berbeda. Kegigihan, nalar kritis, dan strategi yang cerdik dalam memanfaatkan peluang sungguh patut diganjar kesuksesan. 

Miliki Karakter Ini Jika Ingin Sukses Sebelum 40 Tahun

Kerja Keras 

Kerja keras meliputi kegigihan dan pantang menyerah. Born with a gold spoon tidak semerta-merta menjadikan anak-anak muda yang terlahir dengan kemudahan ini langsung sukses. Ada proses belajar, pembuktian diri, dan pola pikir strategis untuk mempertahankan kelanggengan suatu bisnis yang lebih dulu berdiri. 

Contohnya ada Jonathan Tahir yang harus sekuat baja memimpin Mayapada Healthcare yang didirikan ayahnya melalui Grup Mayapada. Di tangan dingin Jonathan, Mayapada berhasil ekspansi membangun 5 rumah sakit di berbagai kota di Indonesia, dan saat ini melayani urusan kesehatan orang banyak.

Sementara poin kegigihan dicontohkan oleh Anderson Sumarli, yang berhasil menciptakan keajaiban di umur 22 tahun dengan membangun Ajaib Investasi, platform investasi saham dan reksadana digital. Kesuksesan yang diraih Anderson bahkan dipupuk sejak kecil di mana dia mempelajari pergerakan saham, menganalisis, dan melakukan trial and error yang tidak sedikit. Pengalaman dipandang sebelah mata karena usia muda, menjadikan dirinya lebih bijak dan adil dalam merekrut tim yang bekerja bersamanya.

anderson sumarli

Cerdik Melihat Peluang

Digitalisasi, dan pandemi, adalah dua dari sekian banyak peluang yang melahirkan berbagai inovasi dan perkembangan untuk kehidupan umat manusia.

Bagaimana pandemi memberi ide bagi Sharlini Eriza Putri untuk membangun Nusantics, sebuah start up bioteknologi genom yang menghadirkan inovasi berupa tes PCR dengan berkumur. Gagasan ini diperoleh dari rasa empatinya melihat anak-anak yang juga terancam oleh Covid-19 merasa kesakitan ketika harus bolak-balik tes PCR dengan dicolok.

Nusantics

Begitu juga dengan Gibran Huzaifah yang jeli melihat potensi perikanan di Indonesia belum banyak tersentuh oleh teknologi dan investor. Mengawali wirausaha lewat ternak ikan lele, ia menemukan sumber masalah berulang bagi para pembudidaya: tidak efektifnya pemberian pakan yang berakibat pada ongkos produksi tinggi dan berdampak terhadap lingkungan.

Tahun 2013, ia berhasil mengembangkan perangkat teknologi berlabel eFishery, start up akuakultur yang memungkinkan pemberian pakan otomatis dengan bantuan algoritma dan sensor. Dengan begitu, efisiensi pemberian pakan dapat meningkat dan bisa panen lebih cepat.

Gibran Huzaifah eFishery

Mudah Beradaptasi

Satu hal yang unggul dan harus diakui dari anak muda adalah kemampuannya beradaptasi dengan sangat cepat. Ketika satu hal selesai, dengan mudah dia switch ke hal lainnya untuk dikerjakan, meski berbeda situasi dan garapan.

Mental inilah yang dimiliki Nadiem Makarim, menteri pendidikan, riset & teknologi Indonesia. Memiliki latar belakang sebagai bos unicorn GoJek yang terbiasa berpikir cepat dan taktis, ia membuat inovasi program Kampus Merdeka yang memberi kebebasan bagi mahasiswa untuk magang selama tiga semester. Tentu awalnya tidak mudah bagi Nadiem yang muda dan berada di luar circle untuk masuk dan bertahan di dalam birokrasi. Namun dia bisa membuktikan dirinya tetap perform.

nadiem makarim

Fortune Indonesia 40 Under 40 sebagai Pengakuan dan Apresiasi bagi Kaum Muda Berprestasi

Fortune Summit 40 Under 40

Tahun ini untuk pertama kalinya majalah Fortune Indonesia merilis tajuk utama 40 Under 40, yaitu daftar 40 tokoh Indonesia berusia di bawah 40 yang mampu menjadi agen perubahan. Tokoh-tokoh ini berasal dari berbagai latar belakang. Ada pebisnis, eksekutif, seniman, olahragawan, penggerak sosial, hingga pemerintahan. Meski jalan yang ditempuh berbeda-beda, kesemuanya berada pada track yang selaras, yaitu membuka jalan baru bagi Indonesia.

Fakta bahwa Indonesia memiliki jumlah generasi Y atau milenial dan generasi Z mencapai 53 persen dari total populasi 272 juta jiwa, memicu Fortune Indonesia untuk menyaring kandidat 40 Under 40 anak muda berprestasi. 

Sejumlah pertimbangan diberikan secara ketat untuk daftar ini antara lain belum genap berusia 40 tahun per 1 Februari 2022; mampu melakukan terobosan; memberi manfaat bagi sesama; dan menginspirasi setidaknya dalam dua tahun terakhir.

Dari hampir 200-an kandidat, Fortune Indonesia berhasil memperkecilnya menjadi 40 nama yang terkuat, yang menjadi bagian dari awarding session dalam event FORTUNE Indonesia Summit 2022.

FORTUNE Indonesia Summit 2022 yang berlangsung pada tanggal 18-19 Mei kemarin mengangkat tiga tema besar yang dinilai dapat memberikan insight penting bagi ekosistem bisnis di Indonesia, yaitu impact, sustainability, dan growth. Topik yang akan diangkat pun sangat beragam, mulai dari market, business, finance, tech, leadership, hingga sustainability.

Selain 40Under40, FORTUNE Summit awarding session juga mengangkat daftar FORTUNE Indonesia Businessperson of the Year yang mengapresiasi 20 pebisnis Indonesia dengan indikator kepemimpinan, Good Corporate Governance, dan aksi korporasi terbaik.

Daftar Fortune Indonesia 40 Under 40

40 anak muda terbaik Indonesia

Anderson Tanoto (33), Managing Director Rge Pte Ltd
Achmad Zaky (35), Co-founder Bukalapak, Founder Init-6, dan Achmad Zaky Foundation
Anderson Sumarli (27), CEO dan Co-founder Ajaib
Adamas Belva Syah Devara (31) CEO Ruangguru dan Iman Usman (30), COO Ruangguru
Belinda Tanoko (39), Direktur Utama Tanrise Property
Erastus Radjimin (35), Founder & CEO Artotel Group
Dyota Marsudi (32), CEO Bank Aladin Syariah
Edward Tirtanata (33), Co-founder & CEO Kopi Kenangan dan James Prananto (33), Co-founder & Chief Business Officer Kopi Kenangan
Muhammad Fajrin Rasyid (35), Direktur Digital Business Telkom Indonesia
Ernest Saudjana (38), Managing Director & Partner Boston Consulting Group
Ferry Unardi (34), CEO & Co-founder Traveloka
Farell Grandisuri Sutantio (35), Presiden Direktur & Grup CEO PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory)
Gibran Huzaifah (32), CEO Efishery
Handhika Wiguna Jahja (33), Executive Director Shopee
Jonathan Tahir (34), Group CEO Mayapada Healthcare
John Marco Rasjid (36) & Christopher Madiam (39), Co-Founder Sociolla
John Riady (36), CEO Lippo Karawaci & Direktur Lippo Group
Kevin Aluwi (35), CEO Gojek
Maya Watono (39), Direktur Pemasaran Injourney
Melissa Siska Juminto (34), COO Tokopedia
Oscar Darmawan (36), CEO Indodax
Roderick Purwana (39), Managing Partner East Ventures
Michael Widjaja (39), Group CEO Sinar Mas Land
Michael Soerijadji (37), Co-founder & Managing Partner AC Ventures
Michael William P. Soeryadjaya (36), Presiden Direktur PT Saratoga Investama Sedaya Tbk
Arief Muhammad (31), Kreator Konten
Angga Dwimas Sasongko (37), Sutradara, Produser, CEO Visinema
Rich Brian (22), Pemusik
Nicole Zefanya (23), Pemusik
Reza Rahadian Matulessy (34), Aktor
Raffi Ahmad (35), Selebritis & Pengusaha
Angela Tanoesoedibjo (34), Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Nadiem Anwar Makarim (37), Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Gibran Rakabuming Raka (34), Wali Kota Solo
Emil Dardak (37), Wakil Gubernur Jawa Timur
Putri Indahsari Tanjung (25), Staf Khusus Presiden dan Founder Creative Experience Office (CXO)
Eko Yuli Irawan (32), Atlet Angkat Besi
Greysia Polii (34) dan Apriyani Rahayu (23), Atlet Bulu Tangkis
M. Alfatih Timur (29), CEO dan Founder Kitabisa.com
Sharlini Eriza Putri (34), Co-founder dan CEO Nusantics
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url