Mengenal Dohwaseo, Korea Royal Academy of Painting

lukisan Korea
Sipjangsaengdo folding screen (19th century)
Bagi yang menonton drama Korea Lovers of the Red Sky, pasti sudah sering mendengar istilah-istilah dalam seni lukis seperti Gohwawon, komunitas pelukis Baekyu, lukisan potret raja, Hwacha, Ma Wang, dan sejenisnya.

Lovers of The Red Sky (LoTRS) adalah drama Korea fantasi sejarah yang disadur dari novel The Secret of Red Sky (2018) karangan Jung Eun Gwol. Hong Cheon Gi (diperankan oleh Kim Yoo Jung) adalah satu-satunya pelukis wanita dinasti Joseon, yang terlahir tidak bisa melihat tetapi secara ajaib mendapatkan kembali penglihatannya. Kemampuan melukisnya membuat dia masuk ke dalam jajaran pelukis elit istana yang mengampu tugas-tugas penting bagi negara. 

lovers of the red sky
adegan melukis di gohwawon 
Nah, istilah-istilah tadi itu, memang cuman adanya di drama saja sih… Tapi adanya istilah tersebut juga diambil berdasarkan istilah yang sebenarnya. Untuk kepentingan drama, pihak produksi dengan sengaja membedakan atau memplesetkan supaya tidak dianggap mendistorsikan fakta, mengingat drama LotRS ini adalah drama yang dibuat berdasarkan sejarah (sageuk).

Tapi ada yang penasaran nggak sama arti sebenarnya? 
Kalau saya mah kepo-an, jadi biasanya pengin tahu aslinya kaya gimana, benarkah ada istilah tersebut atau hanya karangan penulis aja. Kalau ada yang sama kaya saya, kita duduk bareng yuks! 

Dohwaseo, Korea Royal Academy of Painting

Karya-karya perkumpulan pelukis dohwaseo, saat ini tersimpan dengan baik di Museum Nasional Korea , seperti potret raja-raja Joseon. 

Hwawon

Hwawon, adalah panggilan untuk seluruh seniman pemerintah pada dinasti Joseon. Terminologi ini, termasuk pada para pelukis dari semua tingkatan, seperti seonhwa, seonhoe, hwasa, dan hoesa.

Organisasi yang merangkul para seniman ini adalah Dohwaseo, yang memiliki sekitar 20 hwawon, berdasarkan Gyeongguk daejeon (Undang-Undang Besar Administrasi Negara).

Bagi para pelukis pada umumnya, mendapatkan kursi di perkumpulan seniman pemerintah adalah kesempatan langka, karena dengan memiliki tempat di situ, bisa berlanjut ke kesempatan lainnya seperti mendapatkan jaminan pensiunan.

Dohwaseo

Dohwaseo, atau Korean Royal Academy of Painting (도화서) adalah kantor administratif era Joseon yang melakukan pekerjaan melukis potret sesuai permintaan dari kantor administratif lainnya. Waktu era Goryeo namanya Dohwawon (도화원) tapi sejak era pemerintahan Joseon, kantor ini ganti nama jadi Dohwaseo.

Keanggotaan Dohwaseo

Untuk menjadi anggota dohwaseo, ditentukan melalui ujian resmi. Entah pelukis baru atau lama, jika tidak lulus ujian penyaringan, siapa pun tidak akan dapat promosi. Tidak peduli dia sudah lama bekerja di Dohwaseo, kalau nggak lulus ujian ya nggak naik pangkat. 5 pola ujiannya antara lain melukis  bambu, sansoo mountain and river, figure, yeongmo, dan terakhir adalah bunga dan rerumputan (ini mirip dengan kontes melukis Majukheon di LoTRS).

Yang diinginkan Dohwaseo dalam memilih pelukis adalah mereka yang memiliki kompetensi dan keahlian lebih. Jadi persaingan untuk ke dohwaseo memang sangat ketat dan kompetitif. 

Tugas Dohwaseo

Para hwawon bertugas melukis potret raja-raja, ratu, dan juga keluarga kerajaan, dan sejumlah pejabat. Pada beberapa lukisan, dibuat sedetail mungkin untuk tempat, dan latar belakang kursi raja.

Hwacha

Dalam drakor Lovers of a Red Sky, ayah pelukis Cheon Gi melakukan perjanjian dengan Hwacha saat bertugas melukis potret raja. Karena waktu melukis hanya pada saat Upacara Penyegelan Iblis, maka lukisan Raja harus dibuat dan selesai saat itu juga. 

Untuk kemampuan manusia biasa ini jelas mustahil, Cheon Gi aja sebelumnya butuh waktu sebulan dari drafting sampai pewarnaan. Maka dalam hal ini, para pelukis membuat perjanjian dengan Hwacha, si siluman lukisan, untuk semacam diberi bantuan energi ekstra dalam melukis dan hasil karyanya memiliki sentuhan magis.

Konon, kompensasi atas perjanjian dengan Hwacha adalah sang pelukis menjadi gila atau mati pasca menyelesaikan lukisannya.

Lalu siapakah Hwacha?

Dari hasil penelusuran sampai ke browser halaman belakang-belakang, tidak ditemukan makhluk mitologi maupun cerita rakyat mengenai Hwacha, si siluman lukisan.

hwacha
hwacha

Yang dinamakan Hwacha (화차) merupakan senjata militer Korea yang digunakan pada era Raja Sejong, di mana senjata tersebut mampu meluncurkan 200 anak panah sekaligus.

Ini mungkin yang menginspirasi munculnya tokoh Hwacha, booster atau kerja melukisnya jadi kaya roket gitu, melesaaattt.

Siapa Pelukis Terkenal Dohwaseo

Salah satu pelukis terkenal dari dohwaseo bernama An Gyeon, yang bertugas pada masa pemerintahan Raja Sejong. Ia terkenal dengan lukisan Mongyudowondo (Dream Journey to the Peach Blossom Land) untuk Pangeran Anpyeong (kalau di drama Red Sky, ini Pangeran Yangmyung--yang menyukai seni dan sastra).
Dream Journey to the Peach Blossom Land (몽유도원도). 1350-1447
Selain An Gyeon, ada juga Kim Hong Do dan Shin Yun Bok juga pelukis terkenal dohwaseo. Setiap pelukis memiliki style lukisannya, dan di era Joseon, seni lukis sangat dihargai dengan mahal. 

potrait of a beauty
Potrait of a Beauty (미인도 美人圖). Shin Yun Bok. 

The Painter of the Wind
Hwangmyonongjeopdo (18th century). Kim Hong Do.

Drama Korea yang Mengangkat tentang Pelukis Dohwaseo

Ada sejumlah drama korea berlatar belakang sejarah mengangkat cerita tentang para pelukis dohwaseo. Meskipun ceritanya fiksi, tapi seperti biasa kita bisa belajar banyak dari tontonan itu. Drakor mah suka nggak main-main risetnya, jadi ya untuk sekadar wawasan aja ketimbang baca literatur kuno yang njelimet bisa tinggal nonton aja.  

the painter of the wind
The Painter of Wind (2008)

Warrior Baek Dong Soo
Warrior Baek Dong Soo (2011)

Potrait of a Beauty
Potrait of a Beauty (2008)
Lovers of the Red Sky
Lovers of a Red Sky (2021)
Next Post Previous Post
5 Comments
  • Blogger Surabaya | Rey - reyneraea.com
    Blogger Surabaya | Rey - reyneraea.com 12 November 2021 pukul 05.32

    selalu kagum sama pelukis, yang kayaknya tuh tangannya luwes banget.
    Saya gambar garis aja udah meliuk kayak ular, hahaha.

    benar-benar bakat luar biasa sih menurut saya, bisa melukis apalagi jadi pelukis terkenal gitu :)

  • t h y a
    t h y a 12 November 2021 pukul 08.41

    drakor tuh keren ya selalu ambil sudut pandang ceritanya yang unik dan out of the box. gak drama indo gitu-gitu mulu alurnya. haha.. btw, baru tau kalo pelukis disana ada jabatan2nya gitu ya, bahkan ada ujian naik pangkat segala. keren

  • lendyagassi
    lendyagassi 12 November 2021 pukul 10.05

    Kalau dramanya Lee Young Ae yang Saimdang, gak termasuk dalam drama Dohwaseo, Rel?
    Salut..Rella sebegini penasarannya, jadilah aku bisa menikmati membaca dengan pemahaman yang sudah dirangkum dengan cantik~
    Nuhun, Rel...

    Selamat menonton drama lainnya dan aku menantikan insight lainnya.

  • Yuniari Nukti
    Yuniari Nukti 13 November 2021 pukul 12.35

    Sampai sedetail itu mbak mengulas Dohwaseo, karena saya belukm nonton Red Sky saya jadi gak ngerti, hihi
    Beberapa kali nonton drama Joseon tapi gak sampai melihat detail seni lukisan, lebih seneng nonton baju sama riasannya

    Ulasannya menarik mbak jadi ngerti sedikit kesenian lukis Korea

  • Monica Anggen
    Monica Anggen 13 November 2021 pukul 20.30

    Lover of the Red Sky ini Kdrama yang detail loh dalam banyak sisi dan menarik juga jalan ceritanya. Apalagi ini temanya juga tentang seni, bagaimana seni bisa menyelamatkan kehidupan itu keren banget ya, kak. Nah dari drama-drama tema pelukis kerajaan begini, jadi tahu sejarahnya juga. Cakep ini tulisannya, point of view-nya unik

Add Comment
comment url