Blogger Day 2023: Jadi Blogger Kredibel dengan Skill Set Up

Sudah berapa lama menulis blog? Seberapa percaya diri menyebut diri sebagai blogger saat berkenalan dengan orang baru atau ditanya profesinya apa?

Menjelang 13 tahun merawat dailyrella.com, dan baru 3 tahun terakhir menjalani apa yang dinamakan profesi blogger, terus terang saja saya masih suka sungkan mengenalkan diri sebagai blogger. Depends on the room where i’m at.

Beberapa kali menulis tentang aneka pengalaman menjadi blogger di blog ini, reaksi masyarakat umum tetap sama: oh nulis-nulis gitu doang bisa dapat duit yah?

Penambahan ‘doang’ pada profesi seseorang, apa pun itu, sejujurnya bernada tidak positif. Menurut saya, sekecil apa pun seseorang menggunakan kemampuannya (skill) baik untuk menjalankan hobi atau mencari nafkah, jelas butuh effort yang nggak kecil seperti komitmen, waktu, dan tenaga. Itu jelas nggak cuma ‘doang’, karena yang doang hanya Dik #eh, melainkan yang tidak melakukan apa-apa alias unproduktif.

Padahal, profesi blogger saat ini makin berkembang dan menjadi salah satu pekerjaan yang diminati di era digital. Blogging tidak lagi hanya menjadi cara untuk berbagi pengalaman dan pandangan pribadi, tetapi juga menjadi sumber penghasilan bagi banyak orang. Bukan hanya bloggernya sebagai penulis, tapi juga ada agensi dan brand yang menciptakan lingkungan industri ini.

Pentingnya Berada di Lingkungan Blogger

Yes, lingkungan. Kalau sekarang mungkin nama kerennya ‘circle’ yaa. Punya lingkungan yang sesuhu tentunya penting buat support system sebagai blogger. Karena profesi blogger, tidak seperti jurnalis atau penulis yang punya payung hukum untuk melindungi hak dan kewajibannya. Tidak punya aturan baku mengenai pengupahan, belum juga ada asosiasi berbadan hukum atau semacamnya--as far as i know.

Jadi penting banget buat blogger-blogger untuk nggak jalan sendirian, tapi berkumpul dalam suatu komunitas yang bisa bahu membahu menciptakan suasana supportif dalam dunia kepenulisan, upskilling, termasuk tentu saja ‘bagi-bagi job’.

Kalau pun seorang blogger hanya ingin fokus menulis saja, tidak masalah. Kalau ternyata dari ngeblog bisa jadi sumber penghasilan keluarga juga tambah bagus lagi. Yang penting, diri ini terus berkembang baik dari skill, wawasan, relasi, attitude, profesionalitas, dan (sukur-sukur) isi dompet.

Komunitas Bloggercrony Indonesia, Teman Baru yang Menyenangkan

Dengan alasan-alasan di atas itu, saya selalu excited ketika memasuki komunitas baru. Setelah sekian lama ngintip dan ngepoin aktivitas-aktivitas teman-teman berkomunitas di BCC, begitu singkatannya, saya ingin ikut terlibat juga keseruannya. Saya lihat lingkungan yang friendly but profesional di situ, tapi ternyata nggak semudah itu juga masuk-masuk BCC, tuh.

Kendati saya kenal baik dengan Bunda Intan, tim pengawas BCC, dan beberapa teman blogger lain yang juga aktif di dalamnya, tidak juga saya dapat freepass mudah untuk bergabung ke dalam WAG-nya. Ada pendataan yang rekrutmennya konon hanya dibuka setahun sekali, dan sebelum approval tentu ada juga pengecekannya. Ribet? Enggak juga, karena saya yakin para founder dan pengurus BCC –sebagaimana halnya saya juga punya syarat untuk komunitas yang saya kelola– pasti menginginkan blogger yang baik yang masuk ke dalam komunitasnya, kan.

Ketika akhirnya bisa mendarat di WAG BCC, saya bersyukur punya ‘tempat main’ lagi. Dengan teman-teman lama dan baru, dengan atmosfer belajar yang baru, dan aturan main yang tentunya unik di setiap komunitas.

Eh ternyata tahun 2023 ini, Komunitas Bloggercrony Indonesia sedang berulang tahun ke-8! Dari zaman hanya kepo pas teman-teman bingung mau pakai dresscode apa untuk ketemuan di kopdar BCC (lupa tahun berapa), akhirnya ada kesempatan juga buat saya ngikutin rangkaian acara ultah BCC di tahun ini.

Jadi nggak cuma pendaftarannya aja yang terseleksi, bahwa peserta acara #BloggerDay2023 pun hanya tersedia kuota buat 100 orang aja. Hanya untuk yang benar-benar mau dan berkomitmen mengikuti rangkaian acaranya yang nggak cuma satu-dua aja, tapi banyak!

Kali ini ultah BCC spesial karena selain kopdar hybrid yang sudah pasti ada, ada juga fun camp offline-nya di Gunung Halimun, Bogor. 


Yang pada healing di gunung udah pasti seru lah ya, tapi yang online juga nggak kalah seru dong karena menghadirkan narsum kece yang bisa ngasih wawasan tentang skill set up buat blogger.


Tenang, saya nggak akan kekep sendiri ilmunya. Sekilas insight dari materi yang disampaikan Anwari Natari alias Mas Away (dosen Bahasa Indonesia, editor lepas) tentang skill set up yang wajib dipunyai blogger masa kini kalau nggak mau tergerus zaman sama si robot AI yang lagi hits itu tuh, ChatGPT.

Pentingnya Kredibilitas untuk Seorang Blogger

Makin lama jam terbang seseorang, semestinya makin kredibel dalam menjalankan perannya. Dan untuk mencapai level profesional, kuncinya ada pada kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

Blogger itu sedikit banyak terdiri dari orang-orang yang berpikir kreatif. Jika tidak, bagaimana kita mengolah kata atau peristiwa menjadi sebuah tulisan apik dan inspiratif?

Paket keterampilan (skill set up) seorang blogger tidak cukup hanya bisa membuat blog lalu mengisi apa adanya. Kalau hanya itu, ada ratusan bahkan mungkin ribuan tulisan yang ada di tataran sama setiap harinya, enggak ada bedanya.


Perlu adanya paket keterampilan yang jadi value plus dari seorang blogger agar dia bisa survive dan profesional. Mulai teknik wawancara, pengetahuan jurnalistik dan bahasa, analisis data, desain grafis, fotografi, dan teknik komunikasi publik.

Tentu semua skill itu dilahap satu-satu, one bite at a time. Tidak perlu nge-gas langsung menguasai semuanya, tapi minimal bisa mengusahakannya untuk memperkuat tulisan kita. Ini namanya kredibel; akurat dan dapat dipercaya.

Etika Profesional dalam Blogging

Seorang blogger juga harus memperhatikan etika profesional saat menulis dan mempublikasikan konten. Sikap inilah yang membedakan kita dengan artificial intelligent. Biar teknologi yang kita adaptasi buat nambah skill, bukan kita yang diadaptasi oleh teknologi.

Kenalan dengan Blogger-Blogger Hebat di #BloggerDay2023


Selain ngobrolin soal skill set up, bagi-bagi hadiah, dan kilas balik BCC, Blogger Day 2023 juga menghadirkan Blogger Indonesia inspiratif yang jadi panutan. 

Ada Kak Uwan yang jago merangkai lirik dan musik, ada Mbak Tanti yang jago doodling dan kerap menghadirkan karya-karyanya dalam kontennya, dan Mbak Helena yang sukses jadi #MostWantedBlogger 2023 karena konsistensinya dalam ngeblog.

Komunitas Bloggercrony memfasilitasi blogger Indonesia mengembangkan kualitas dirinya, membangun jejaring positif, meningkatkan produktivitas dengan menciptakan tulisan/konten yang informatif, bermanfaat dan inspiratif, serta berdaya mandiri dan profesional. 

Aaaww, jadi tambah semangaattt ngeblognya abis ini. Kalau kalian mau kepo-kepo juga dan belajar banyak tentang blogging, rajin-rajin aja ikuti Instagram dan Twitter @bloggercrony. 

Many thanks for warmest welcome, BCC!!
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url