Bagaimana Caranya Jadi Pilot?

Tidak ada komentar

Jadi pilot itu adalah salah satu cita-cita favorit sebagian besar anak kecil tahun 90an. Keren, berseragam, bisa jalan-jalan keliling dunia, dan jago mengemudikan pesawat (yang seringkali kita elu-elukan dari bawah "kapaall...minta duiitt!!). Tapi sayangnya, baik anak maupun orang tua masih banyak yang kurang informasi tentang bagaimana caranya jadi pilot, tahu daftar sekolah penerbangan saja tidak, apalagi merencanakannya.

Kemarin-kemarin waktu si Bayo ngerjain PR alphabet tracing yang tulisannya profesi-profesi, dia melingkari pilot sebagai cita-citanya. Saya nggak terkejut sih, untuk seusia dia, pilot pastilah terlihat keren banget bisa menerbangkan pesawat. 

It's okay sih, saya nggak membatasi anak-anak punya cita-cita dan keinginannya, mumpung masih kecil begini, dream as high as you can. Nanti semakin besar sambil digali minat bakatnya apa, tau deh ke mana harus diarahkan, dipahamkan langkah dan tahapan-tahapannya. Kalo memang anaknya mau berusaha mencapai cita-citanya, hayu aja kita orang tua tinggal memfasilitasi dan memberi pertimbangan.

Iya, pertimbangan.

Seringkali saya berpikir, ini kalo anak-anak pingin jadi apa gitu yang perlu sekolah khusus, biaya yang tinggi macam kuliah kedokteran atau notaris, kuliah keprofesian yang nggak cukup ditempuh S1 saja, umm....ada kekhawatiran besar tentang: mampukah kami mendampinginya, sanggupkah kami membiayainya, bisakah dia ngejalanin tahapannya yang (mungkin aja) berat dengan mudah.

Nggak jarang juga kita lihat, sebagian orang menemukan pilihan hidup lainnya, entah karena kurang informasi, atau mereka menggeser cita-cita mereka ke profesi lain yang lebih terjangkau baik secara intelektual maupun finansial. 

Ah, tapi kalo urusan jalan hidup begini, saya nggak berani meragukan kuasa Allah. Barangkali ikhtiar bisa mengubah nasib, barangkali doa dari orang tua yang ingin anaknya sukses diijabah oleh Allah sehingga mengabulkan keinginannya. Hidup harus optimis, ikhtiar dulu, baru tawakal.

So, balik lagi soal pilot tadi, jadi bagaimana sebenarnya cara jadi seorang pilot? Tentunya perlu sekolah pilot dulu dong...nah sekolah pilot ini bisa ditempuh selepas lulus SMA atau, setelah kuliah S1 terlebih dahulu. Semua akan menentukan di mana titik awalnya karir seorang pilot.
Pada dasarnya syarat untuk masuk sekolah pilot adalah Anda telah lulus SMA dan tinggi minimal 160 cm.

Tapi selain itu, ada juga syarat-syarat tertentu, setidaknya ada 3 syarat menjadi pilot:

1. Dana 
Kabarnya, tahun ini biaya sekolah pilot mencapai 900 jutaaan.

Saat ini tidak ada beasiswa/bayar setelah kerja, tapi ada sistem pinjaman (loan) yang harus dibayar begitu anak mulai sekolah pilot.

2. Intelektual 
Untuk berprofesi sebagai pilot, tentulah harus lulus tes psikotes, tes akademik, tes aptitude, dan kemampuan bahasa Inggris yang sangat baik. Semuanya tidak dicapai dengan mudah, harus rajin belajar. Jadi, jika memang merasa kurang pada bidang tertentu, harus menyiapkan kursus sedari jauh hari.

Sebelum melakukan tes di sekolah pilot manapun, wajib upgrade diri, karena biaya tes masuk di sekolah pilot Indonesia rata-rata Rp 7-13 juta. Biaya ini nggak akan balik meskipun kita nggak lolos tes. Huhu.

3. Sehat Jasmani 
Sehat maksudnya sehat secara jasmani dan rohani (kejiwaan). Untuk membuktikan sehat/tidak, Anda harus mengikuti tes yang meliputi mata, pendengaran, gigi, jantung, dll. Persiapan fisik seperti ini tidak bisa diperoleh dalam waktu singkat, harus dijaga sedari dini. 
 
? Mata minus atau silinder?
Boleh, maksimal minus 3 atau silinder 1. 

? Gigi bolong?
Kalau gigi ada yang bolong, harap ditambal semua sebelum tes.

? Punya bekas luka/pernah patah tulang/pendengaran kurang/asma/tato?
Tergantung hasil medical checkup nantinya

Membacanya aja nggak mudah, apalagi menempuhnya. Demi anak-anak kita, semoga kita orang tua dimampukan ya. 

Tidak ada komentar

Jangan lupa tinggalkan jejak ya... ^^