Day 13 : Hair-style Rumahan

1 komentar
Ibu-ibu kapan terakhir gegayaan rambut dimodel-model, semir atau sanggulan? 


Kalau saya, errr....percaya apa tidak, terakhir saya rutin menyisir rambut adalah hampir dua dekade yang lalu. Iya, tahun 2000-an. Seriyeeesss. 

Sejak pake jilbab, sisiran langsung jadi hal terakhir yang kepikiran, tapi tidak dilakukan. Bahkan punya sisir pun enggak. Kebetulan juga punya rambut yang auto jatuh begitu dia kering, cukup diuwek-uwek pake tangan, ikat, selesai. Nggak punya poni juga yang harus diatur supaya tetep di tempatnya....whatever, i have no hair style. 

Setelah menikah, kebiasaan ini nggak membaik. Apalagi setelah punya anak, waahhh...rambut amburadul nggak karuanpun tetap nggak menggugah saya buat kembali sisiran. Embuh wis, jarkan saja :)) 

Naahh, sesudah nggak ada bayi di rumah dan nggak gendong-gendong anak lagi, saya mulai pergi ke salon buat potong rambut. Inginnya punya rambut yang ada bentuknya, tapi nggak ribet. Gak tau deh, gaya yang bagaimana, tunjuk aja gambar di majalah yang sekiranya bakal nyaman di kepala. 

Di luar selera masing-masing yaa, menurut saya, beberapa gaya rambut yang cocok untuk ibu-ibu adalah yang praktis dan nggak membutuhkan banyak sentuhan. Ada banyak yang harus kita urus, selain anak, juga dapur dan pekerjaan lainnya. 

Empat gaya rambut di video ini pantes banget dicoba buat emak-emak yang ingin modis meskipun di rumah. Nggak melulu harus cepolan, Mak! 



Nah lucu kaaann, kelihatan segar dan praktis tapi juga chic. Rambut panjang atau pendek kayanya bukan big deal juga, asalkan tatanannya tetap ringkes. 


Gaya-gaya ini juga lucu niihh.... 


Don't worry be happy lah kalo cuman punya sedikit waktu abis mandi buat nata rambut, yang simpel-simpel aja toh cuma anak-anak yang lihat, wkwkwk. 

Buat saya yang rambutnya sulit diatur dan jarang sisiran, bando dan ikat rambut udah variasi yang paling cucok :) 

1 komentar

Jangan lupa tinggalkan jejak ya... ^^