Tik Tak Tik Tuk

1 komentar
Aslinya, bingung ini blog mau diapakan...hidup segan mati tak mau. Mau nulis lagi  rasanya bingung juga mau mulai dari mana...lompat-lompat timeline, posting belang betong gak konsisten, mencoreng muka blogger aja haha. Tapi mau hapus akun sayang juga sih, biarpun sederhana dan berdebu, blog ini umurnya udah 8th dan ada banyak kenangan di dalamnya. 

Ah, kita ngobrol santai aja deh, cerita-cerita soal kehidupan yang semakin ke sini, semakin kompleks aja. Semua ada fasenya, waktu anak bayi yang jadi persoalan gak jauh-jauh dari berat badan anak dan GTM, gedean dikit puyeng ama toilet training, makin gede permasalahan meningkat levelnya ke soal biaya masuk sekolah yang bikin jengkang, abis itu pergaulan anak-anak, naik terus ke level berikutnya soal pre akil baligh and then..and then..and then... 

Itu baru soal anak....



Pernikahan yang kian hari bertambah usianya, umur yang tidak lagi muda, juga gak bisa dipungkiri membutuhkan perhatian dan perawatan. Hilangnya hubungan yang meluap-luap di tahun-tahun awal, berganti jadi relasi yang slow down, menerima dengan banyak pemakluman satu sama lain yang kadangkala juga jadi terasa flat karena selama ini fokus sudah tersedot penuh pada kebutuhan anak-anak, lupa bahwa kita sendiri juga butuh penyegaran dan perhatian.      

Masuk usia 30an, saya gak bisa mengelak dari kenyataan adanya kantung mata yang semakin gelap, kerut tipis di ujung mata dan kulit yang mendekati kusam dan kering. Oh, iya..ini emang salah dari awal sih nggak pake perawatan, tapi juga umur gak bisa boong kan? kulit yang berkurang kelembapan itu ya jelas faktor U, seberapapun sering ngolesin Vasline. Nggak percaya liat aja Dian Sastro, bersinar pada masanya, sekarang udah beranak dua, cantiknya gak pudar, tapi kantung mata terpampang nyata. Kantung-kantung ini hasil begadang pas anak sakit, tidur siang terganggu, dan bela-belain melek bacain cerita sebelum tidur ampe pegel, anaknya masih lincah ajaaa...

Itu sih saya ya, bukan DiSast.... kalo DiSast mungkin kantung matanya karena kebanyakan syuting :D 

Kegelisahan makin menjadi tatkala scrolling timeline IG; waw rumahnya keren banget, perabotannya lucu-lucu, lalu kepoin jastip-jastip furnitur dan perabot....duh, ibu ini awet muda banget mukanya mulus, liat-liat kosmetik korea aahh....gilaaa jago amat masaknya, fotonya juga bagus, pingin deh beli perabotan masak yang bagus biar masaknya semangat. Sounds familiar? iya! saya juga sering terjebak pada lingkaran tersebut tapi terus banyak-banyak istighfar deh, karena cuman istighfar dan isi dompet yang bisa mengendalikan kegilaan banyak maunya saya ini.

Dan berhentilah kebanyakan scrolling. 

Ini kelihatan sepele ya, tapi pernah denger soal penyakit psikosomatik, kan? penyakit yang asalnya dari hati, hati yang tidak ikhlas, hati yang masih mengandung amarah, dendam atau emosi yang tidak tersalurkan, bisa itu karena kecewa, sakit hati, ataupun protes dengan keadaan yang tidak sesuai harapan, tidak terima kenyataan. Jatuhnya jadi sering sakit perut, maag, migren, vertigo, darah tinggi, jantungan, apapun....yang terlihat sehat belum tentu benar-benar "sehat". Pemicunya bisa dari apa saja, pasangan, anak, kehidupan, ambisi atau cicilan utang (ye kaaan??)

Kompleks sekali ya hidup, yang begini aja udah jadi pikiran belum lagi tambahan ancaman-ancaman kriminalitas, pergaulan remaja dan efek sosial lainnya yang menghantui anak-anak kita. Duh, kudu pinter menata hati nih biar tetep waras dan berpijak pada kenyataan. Ikhlas adalah koentji. Dengan ikhlas, semua jadi terasa ringan dan bisa fokus pada hal-hal lain yang positif dan bikin kita bahagia. Selalu ada harapan untuk kehidupan yang lebih baik, tugas kita hanya berusaha semaksimal mungkin. 

Duileh...keliatan makin tua nih, bu rella... Iyalah, blog ini dibuat 8th lalu, daaann...wajar kalo gue terpampang nyata 8 tahun lebih begog dari alay seperti dahulu. 

Yaudah lah, ini blog curahan hati aja. Other sides, saya lagi mengasah beberapa skill, mungkin nggak akan update di blog ini, karena dailyrolla memang didedikasikan untuk hariannya keluarga Rolla.

See ya!


1 komentar

  1. I want to say, that you are a very good blogger and you shouldn't stop writing articles. You definitely have an aptitude to it. Does anybody agree with that?

    BalasHapus

Jangan lupa tinggalkan jejak ya... ^^