Skill dari Menulis Blog

Tidak ada komentar
Setelah bercerita tentang arti nama blog, dan alasan kenapa terus menulis di blog, saatnya kita menulis harapan terhadap blog ini ke depannya. Iya doong, harapan itu kan ke depan, kalau ke belakang namanya menyesal.

Yang ditanya sih harapan terbesar, tapi ini jelas bakalan terlalu muluk-muluk jatuhnya karena harapan kecil-kecil juga jika tercapai satu per satu, maka nantinya jadi sebuah pencapaian besar. Maka, yang kecil-kecil dan realistis untuk dijangkau inilah yang harus dipertahankan konsistensinya dari waktu ke waktu.

Terinspirasi dari Becoming Minimalist, banyak hal-hal yang saya pelajari selama ngeblog dari dulu sampai sekarang. Poin-poin pada artikel tersebut mewakili pikiran saya mengenai hal-hal yang saya dapatkan selama nulis di blog.

BPN Challenge Ramadhan

Skill yang Didapat dari Menulis Blog

1. Menulis

Tentu sajaa, kunci kefasihan menulis adalah dengan semakin banyak menulis. Tangan luwes, otak encer, kosakata berkembang. Struktur berpikir juga jadi lebih baik ketika kita banyak menulis, karena kita terbiasa merangkai kata dan meruntutkan pikiran.

Eh iya, dan blogging should be more fun than essay writing, ya nggak?

2. Bertanggung Jawab

Ketika kita klik "publikasikan" postingan kita, maka sejak itu publikasi menjadi tanggung jawab penulis. Entah akan menimbulkan pro kontra atau viral kemudian, konsekuensi menuliskan opini pribadi akan selalu ada.


Komen negatif mungkin akan ada yang mampir di blog kita. Jangan baper. Teruslah menulis. Berpikir lebih panjang sebelum memublikasikan tulisan itu bagus sekali, tapi juga jangan kelamaan ragu-ragu terus ya. Semua ada adabnya kok.

3. Engage with Digital Marketing

Setelah memutuskan buat monetize blog, i've been dealing with any form of gigantic digital marketing and business nowadays. Kenal dengan macam-macam brand, cara marketing, dan belajar bekerjasama dengan orang lain secara profesional.

4. Networking.

Nggak cuman punya banyak kenalan sesama blogger lewat blogwalking, ada banyak juga orang-orang yang bertemu di dunia nyata dan mengaku pernah (sekali juga pernah yakan?) membaca blog saya ini sebelum mengenal saya pribadi.

5. Habit membaca. 

 It’s true what they say, “Writers read.”

6. Saling support. 

Dengan monetisasi, saya jadi tahu motivasi yang berbeda-beda dari setiap blogger. Ada yang memang menggantungkan penghasilannya pada kegiatan ini, ada yang sekadar nambah-nambah uang harian, ada yang privilege seperti saya yang pendapatannya dipakai untuk operasional blog (termasuk kopi saat menulis), dll. Saling memberi informasi dan peluang, mendukung satu sama lain.

7. Nggak gaptek.

Ngeblog bikin saya sedikit-sedikit tahu bagaimana cara informasi dalam internet bekerja.

8. Lebih percaya diri.

Karena alasan nomor 7, dengan sekian banyak website dan blog yang ada di internet. Bagaimana saya harus bisa menyampaikan informasi agar tersampaikan ke khalayak yang jadi target tulisan saya. Salah satunya ya harus percaya diri membagikan link atau referensi ke blog kita.

Jadi saat ada teman yang ngirim link untuk dibaca, please jangan di-ciye-in atau dibilang promosi, ya? Kan sama saja seperti saat kita kirim link bacaan lain (yang bukan blog kita), tapi nggak diciye-ciye-in tuh.

Nah, dari hal-hal di atas yang bikin skill kita bertambah saat ngeblog, tentu saja saya berharap bisa terus belajar dan belajar, meng-upgrade diri, level up atau apalah namanya. Blogging bisa untuk siapa saja, introvert atau ekstrovert, selebritas atau rakyat jelata, semua berhak mengekspresikan dirinya dalam catatan personal yang bertanggung jawab. 

Lets spread the good, write good, do good. 

Tidak ada komentar

Jangan lupa tinggalkan jejak ya... ^^