Lebih Bahaya Vape atau Rokok? Yuk Cari Tahu Jawabannya!

Tidak ada komentar
Karena ada adik dari Bandung yang liburan akhir tahun ke sini, saya ajak lah dese nongkrong-nongkrong di kafe anak muda. Yamaklum ya, adik saya 15 tahun lebih muda daripada saya, jadi nggak asik kalo saya ajak ngasuh ke playground, hahahah. 

Minusnya kafe anak muda kekinian tuh, banyak banget yang sebal-sebul sana-sini. Meski bukan asap rokok klasik yang bau khas tembakau itu, asap vape juga sama menyebalkannya bagi saya. 


Memang sih, kehadiran vape berhasil menggeser dominasi rokok dalam beberapa tahun terakhir. Banyak orang beranggapan bahwa vape lebih aman daripada rokok. Padahal, perdebatan lain tentang lebih bahaya vape atau rokok juga tak kunjung selesai. Lagi pula, pasti masih banyak orang yang bingung bila mendapat pertanyaan tentang lebih bahaya vape atau rokok? Ada yang jawab rokok, ada yang jawab vape atau malah bingung dewe. 

Kalau ingin tahu lebih bahaya vape atau rokok, coba simak deh ulasan informasi lengkap berikut ini... 

Tips Antrean Paspor untuk Anak Supaya Tak Bosan Karena Menunggu Lama

Tidak ada komentar



Ada yang liburan ini baru bikin paspor buat anak-anak? Gimana sih cara antisipasi antrean panjangnya itu? Beberapa bahkan sampai apply ke imigrasi kota lain karena di kota domisilinya penuh. 

Sistem antre paspor konvensional sering membuat orang menyerah dan akhirnya mengandalkan biro jasa, makin males kan apalagi kalo bawa anak. Namun jangan khawatir, antrean paspor modern kini lebih efisien karena bisa diurus secara online. 

Jika mau mendaftarkan antrean paspor untuk anak, kita harus mengetahui prosedurnya terlebih dahulu agar prosesnya berlangsung lancar. Jangan menggerutu dulu soal urusan antrean paspor untuk anak karena prosesnya tidak serumit yang kamu bayangkan.

Jika sudah mengetahui tips-tips tentang antrean paspor untuk anak berikut ini,  insyallah pasti nggak akan kesulitan menyelesaikan prosesnya di kantor imigrasi:

Review Whiz Prime Hotel Malang, Tidur Nyenyak Hemat

1 komentar

Whiz!!! 


Adalah suara hembusan angin saat sesuatu melesat ke udara. Melejit, meningkat, meroket, apapun namanya, filosofi ini yang dipegang oleh grup Intiwhiz Hospitality Management, head grupnya Whiz Prime. Dengan mengusung nama brand Whiz untuk hotel dan residensial, harapannya dapat terus melaju meningkatkan pelayanan menjadi pilihan nomer satu untuk jasa hospitality di Indonesia. 


Whiz Prime Hotel Malang

Waktu menginjakkan kaki di hotel Whiz Prime Malang, kesan simple namun berkelas langsung kentara. Mulai dari interior lobi yang mungil namun cukup, tambah lagi waktu menyusuri lantainya satu per satu. Bukan yang avant-garde dengan ornamen-ornamen mewah memang, tapi Whiz Prime jelas punya gaya. 

Berlokasi di jalan utama dua arah yang sangat strategis, yaitu di Jalan Basuki Rahmat, posisi Whiz Prime Malang sangat menguntungkan bagi tamu maupun pihak-pihak yang berkunjung, dan tentu saja pelaku usahanya. Hotelnya mudah dicari, transportasi umum pun banyak seliweran lewat bagi tamu-tamu yang senang mingle dengan suasana kota.

Kuliner, stasiun, historical landmark, taman kota, alun-alun, dekat semua dari Whiz Prime Malang! 

Intip-intip kamarnya yuu... 

Selain Wisata di Ranca Upas Bandung, Ada Destinasi Menarik Lain di Ciwidey!

12 komentar
Hayo siapa yang masih bingung mau liburan kemanaaa? Udah masuk peak season lho, yuk segerakan keburu liburannya abis ^^


Kebetulan, bapake lagi ada tugas ke Bandung, bisa dicari-cari nih destinasi wisata yang agak melipir di Bandung Selatan, soalnya Bandung tuh kalo liburan wedeuuh lautan manusia. 

Nah, beberapa tahun belakangan ini, aktivitas wisata di Ranca Upas Bandung memang semakin populer. Maklum saja, Ranca Upas memang merupakan destinasi wisata menarik yang menawarkan panorama istimewa. Wisata di Ranca Upas Bandung menawarkan pengalaman liburan berbeda karena kita bisa berburu foto-foto instagramable sambil berkemah di alam terbuka. Jadi, tak mengherankan deh jika tempat wisata di kawasan Ciwidey ini semakin digemari para wisatawan.

Selain wisata di Ranca Upas Bandung, sebenarnya bisa mengunjungi beberapa destinasi menarik berikut ini saat berada di Ciwidey:

Mudah Berkomunikasi saat Umroh & Haji

12 komentar


Nyambung lagi obrolan tentang umroh di beberapa postingan lalu ya. Saya sebagai umat yang belum berkesempatan maupun belum dimampukan untuk berangkat, saat ini baru bisa browsing-browsing aja sebagai bagian dari usaha berencana dan doa agar segera dimampukan ke sana. 

Kan katanya Paolo Coelho, when you want something, all the universe conspires in helping you. Hitung-hitung memfokuskan ikhtiar supaya Allah melihat kesungguhan kita dalam mendekatkan diri ke rumah-Nya, boleh lah kita kumpul-kumpulin dulu informasinya supaya nanti tidak rempi lagi urusan teknis, tinggal khusyuk melakukan ibadahnya.

Beberapa catatan yang saya keep untuk persiapan umroh (aminin dulu aja ya, pemirsa) :

Road Test Bus Bagong Trayek Surabaya - Tulungagung

Tidak ada komentar
Arek Jowo Timuran, yang dari kecil sudah sering naik bus Bagong, adaa?? 

Ini bus yang katanya lejen itu yaah, melintasi antar kota dalam propinsi, dengan body cilik khas Tayo, melesat gesit menembus rute selatan yang berkelok-kelok. Sopir bus Bagong pastilah udah gape betul sama armada dan medan perjalanan yang kerap dilalui. Bentuk busnya pun terbilang unik, beda dari armada bus lainnya. Pada sisi kanan dan kirinya, bus Bagong ini tampak lebih gendut dan lebar. Dengan fitur seperti ini, pantaslah dia suka dibilang "menuh-menuhin jalan".

Jujur aja, saya penasaran juga menjajal bus ini tapi apa mau ke mana dan belum dapat momen yang tepat. Tiap kali ke arah selatan, selalu dengan agenda penuh dikejar waktu jadi nggak sempat jalan-jalan santai. Padahal, naik bus itu kegiatan yang sudah biasa banget bagi saya sekeluarga, baik dalam kota maupun AKAP.

Eh, alhamdulillah, ada kesempatan ikut road test bus Bagong dalam rangka peluncuran trayek barunya Surabaya-Kediri-Tulungagung.

Langsung daftar dong ngajak anak, hehe. Hitung-hitung piknik sebelum ujian akhir semester tiba. 




Rincian Biaya Umroh Plus Turki dari 3 Agen Travel Terpercaya

Tidak ada komentar

Ibadah umroh tentu jadi salah satu ibadah yang sangat spesial bagi umat muslim. Karena masa tunggu haji di Indonesia yang subhanallah panjangnya, orang jadinya pilih umroh duluan saja selama masa tunggu. Hitung-hitung latihan, biar saat haji sudah lebih siap lagi.  

Pasalnya, ibadah ini membutuhkan persiapan yang matang bukan hanya dari kesiapan hati, pikiran, dan kondisi fisik. Melainkan juga dari sisi finansial. Kita semua pasti tahu lah ya, kalau biaya umroh itu nggak murah, apalagi biaya umroh plus

Kenapa umroh plus mahal? 

Daftar Wisata Kuliner di Bogor untuk Hangout Akhir Pekan

15 komentar

Walau akhir pekan sudah lewat, nggak ada salahnya menyiapkan jadwal buat hangout bareng teman dan keluarga untuk pekan berikutnya. Kebetulan minggu kemarin ketemu teman yang habis mudik dari Bogor, lalu kita ngobrol dan cerita-ceritalah keseruannya kulineran di sana.   

Nah, buat wargi Bogor, apa sudah punya tujuan akhir pekanmu? Gimana kalau kita berburu wisata kuliner Bogor? Lalu, apa saja wisata kuliner di Bogor yang enak?

Eh tapi sebelumnya, kalau dengar Kota Bogor, apa sih yang kepikiran di kepala? Dingin, kota hujan, suasana sejuk atau kulinernya yang banyak? Hihi, saya sih sudah pasti memikirkan wisata kuliner yang harus dicoba di salah satu kota di Provinsi Jawa Barat ini. 

Kali ini mau ulas cafe dan restoran yang ada di Bogor dulu aja ya, yang tempatnya cocok banget untuk kumpul ramai. Yuk baca ulasan daftar cafe dan resto hits di Bogor berikut ini:

Nuansa Klasik di Front One Boutique Hotel B21 Malang

Tidak ada komentar
Meski namanya boutique hotel yang identik dengan serba minimalis, keunggulan Front One Hotel B21 Malang nggak minimal sama sekali.


Pertama, lokasi yang muantap strategis pol-polan. Berada di Jalan Baluran, tengah kota, tempat di mana jalan-jalannya sejuk dengan pepohonan yang indah di kiri-kanannya. Ada Hutan Kota Malabar, Taman Nivea, Jalan Ijen, itu baru salah tiga sightseeing natural yang bisa dijangkau hanya dengan jalan kaki saja. Mau ke tempat-tempat wisata pun tidak terlalu jauh, pas semuanya.


Kedua, bertaburan tempat makan di sekitarnya. Mulai resto fastfood seperti Richeese Factory, atau menu tradisional di Ikan Bakar Cianjur, ayam geprek, cafe-cafe lucu seperti Library Cafe dan lainnya, Bvgil Gelato Bar, sampai pasar modern Oro-Oro Dowo pun, terjangkau hanya dengan jalan kaki! 

Koperasi Serba Digital untuk Milenial

10 komentar


Koperasi, pengertian umumnya adalah suatu badan yang mengelola kegiatan usaha. Dengan adanya penjelasan UUD 1945 pasal 33 ayat (1), koperasi berkedudukan sebagai soko guru perekonomian Indonesia, bagian yang tidak terpisahkan dalam sistem perekonomian nasional.



Koperasi sebagai soko guru dapat diartikan bahwa koperasi adalah tulang punggung atau penyangga utama dalam perekonomian nasional. Maka dari itu, ia terus ditantang untuk bergerak dinamis mengikuti perkembangan zaman. Salah satunya adalah, bagaimana koperasi dapat merangkul milenial? 

Apa jangan-jangan milenial nggak ngerti apa itu koperasi? Kok kedengarannya jadoel betoel yah, kaya zamannya orang tua dulu gitu….kurang keren dan nggak kekinian. 

Maklum saja, di Indonesia sendiri, koperasi ada dari sejak zaman kolonial. Diprakarsai pada tahun 1896 oleh R. Aria Wiriaatmadja, awalnya  koperasi kredit didirikan dengan tujuan membantu rakyat yang terlilit utang. Yes, sejak dulu hingga sekarang tawaran utang selalu jadi magnet menggiurkan yes. 

Curhat Jastip BBW (Big Bad Wolf)

16 komentar

Apa bedanya buka jastip BBW - Big Bad Wolf Books sama buka jastip branded yang menjamur lainnya? 

Sebenernya, nggak tau juga... hehehe. Karena saya hanya pernah buka jastip BBW Surabaya aja, males kalo yang lain. Kecuali jastip oleh-oleh dari Bandung kalo  pas mudik.

BBW - Big Bad Wolf Surabaya

BBW tau kan yaa, bazar buku impor terbesar dari Malaysia. Kebetulan tahun ini sudah sampe ke beberapa kota di seluruh Indonesia. 

Anywy, setelah tiga tahun berturut-turut buka jastip BBW di Surabaya (dan tahun ini di Bandung juga), meski amatiran, sikit-sikit adalaahh pengalaman suka dukanya berhubungan dengan customer yang bisa dibagikan pada handai taulan. 


Jastip BBW

Curhat tipis-tipis boleh kan yhaaa.... 

1. Customer kalap 
Sesungguhnya, kalap ngga selalu keuntungan bagi jastiper, soalnya kadang cust tuh fax fix mulu tanpa inget ngelist belanjaannya sendiri. Sebenernya ngelist itu tugas siapa? ada baiknya, cust juga mencatat pesanannya sendiri supaya saat datang invoice bisa dicocokkan dengan daftar punya dia sendiri...kadang ada aja yang merasa ngga ngefix, setelah disodorkan bukti chat, dia bingung. 

Yang paling lelah adalah ketika kita kirim invoice, dengan santainya dia cancel beberapa item....omg, nyari judul buku di antara ribuan itu gak gampang, sista, belum lagi orang lain yang gak kebagian karena sudah di-fix sama kamu...trus mungkin kamu shock dengan total belanjaan sendiri lalu membatalkan beberapa pesanan dengan berbagai alasan (biasanya nih, yang paling banyak : udah dapet dari jastip lain, udah punya, atau yah menghilang aja ngga ada respon)

Sayangnya, kita suka ngga tega untuk saklek bener-bener no cancel. Memosisikan sebagai cust yang belanja, kalo emang duit dia kurang apa boleh buat. Kami cari lagi customer yang mau buku cancelan daripada tenaga  waktu hunting terbuang sia-sia. 

2. Customer galau 
Hobinya bongkar pasang list pesanan. Ada yang baru fix, begitu ada upload-an baru lagi cancel yang lama, fix yang baru...nanti galau lagi. Ahahaha, i know that feel sih, yakali kalo belanja sendiri mah terserah bongkar pasang isi keranjang, balik-balikin barang yang udah diambil trus taruh di rak sembarangan. Tuh cart shopee saya juga bolak balik hapus-order mulu. 

Ada baiknya, belanja dengan tenang. Bisa catat sendiri dulu buku-buku yang ditaksir, lalu sampai waktunya untuk fix, bisa corat-coret judul di catatan sendiri...yang fix baru japrikan ke kita. Lebih enak nyarinya, dan sudah pasti ngga dicancel. 

3. Customer nggak transfer 
Yhahahahah....ini mah yaa autobete deh..kami nggak seneng nalangin karena kami bukan penjual buku reguler sehari-harinya, jadi nggak ingin ada stok sisa di rumah, bingung ngejualinnya entar. Belum tentu juga kami sendiri butuh buku yang udah terlanjur dibayar. Beberapa kali udah pede bakal diambil cust ternyata nggak jadi, terpaksa buku-buku tsb ngendon di container nggak terganti duitnya.   

4. Modal santuy 
Karena kami bukan jastip besar, bukan pemain khusus berbisnis dalam perjastip-an, kami juga bukan bulk buyer, modal kami ya seada-adanya aja di saku. Utamanya memfasilitasi teman-teman yang nggak bisa ke event, tapi pingin diintipin dan nitip belanja. Kami enjoy jalan sambil cucimata aja sebetulnya...jadi kadang ingin juga kami punya waktu buat hunting kebutuhan sendiri, nggak ribet ngeliatin list orang lain mulu wkwkwk.  

5. Keterbatasan jarak dan waktu 
Karena domisili di Malang, sementara venue ada di Surabaya, tentu saja menuju ke sana perlu ongkos dan waktu. Belum lagi kami pergi pake transportasi umum, yang mana berarti belanjaan yang nggak dikirim langsung dari venue dijinjing dibawa pulang. 

Kesulitan lainnya saya dan partner adalah emak-emak, yang sehari-harinya bersama anak di rumah. Weekday jelas terbatas buat kami, terutama saya karena sama sekali nggak ada gantian jaga rumah dan anak dan suami pekerja kantoran reguler. Ngga bisa bolak balik ke venue setiap hari.... 


BBW surabaya

Selain daripada itu siihh, lain-lainnya enjoy ajaaa...hehe. Lelah ya pasti lelaah, tapi dibawa seru aja..karena emang seneng liat-liat buku sebegitu banyaknya, nambah wawasan juga seneng merekomendasikan buku bagus layak dibaca.      
Tahun ini saya dan partner juga buka lagi jastip untuk BBW Surabaya 2019. Yang mau ikut liat-liat boleh gabung grupnya [klik], yang mau berangkat sendiri, jangan lupa baca dulu Tips Berburu Buku di Bazar BBW yaaa... 


poster BBW

Yang pada jago jastiper, sini bagi-bagi tipsnya donk  ;)   

Airin Derm yang Kedua

Tidak ada komentar
Setelah pengalaman pertama ke Airin Skin Clinic yang pernah saya tuliskan tahun lalu, pas liburan Juni kemarin saya kembali visit Airin. Niatnya memang mau treatment aja, karena udah pegang daftar perawatan dan harganya, jadi ngga ragu atau takut kemahalan. Sedangkan kalau skincare-nya kan di Airin enaknya membebaskan, mau pake yang di rumah atau mau pake produk Airin. 

Saat di ruang konsultasi, kulit saya dicek lagi trus nanya soal perlu tidaknya treatment electrocauter bintil-bintil putih seperti milia di bawah mata. Tapi dr. Aprillia yang saat itu nanganin bilang bintil-bintil yang ada di muka saya penyebabnya alergi, dia bersifat gatal, bisa dihilangkan oleh laser namun nanti pasti muncul lagi...yhaa males lah yaa. Diinget-inget lagi emang iya sih, pas ada pemicunya terus muka jadi bengkak daerah sekitar mata itu jadi gatel banget, makin digosok makin beruntusan. 

Batal treatment deh kalo gitu, saya minta diresepkan produk aja karena memang lagi nggak make produk harian rutin apa-apa, masih bingung sama per-skincare-an dan galau milih-milih produk yang pas. Lalu saya bawa pulang 5 produk : day cream moisturizer, ANC nite cream, facial wash dry, suncare nia white, caviar serum + dapat cosmetic pouch cantik hadiah minimal pembelanjaan. Suka banget pouchnya, muat personal care sampe toilettries.


Airin Set - untuk pemakaian habis selama tiga bulan
Review satu-satu yaaa (saya sertakan juga keterangan produk dari websitenya). 


Moisturizer cream 
Moisturizer Cream yang kaya akan bahan aktif pelembab kulit tanpa membuat kulit berminyak berlebih. Membuat kulit akan selalu terjaga kelembabannya. Terkontrol kadar minyak dan kadar air nya agar selalu seimbang dan terhindar dari dehidrasi kulit. Moisturizer Cream by Airnderm digunakan di pagi, siang atau malam hari sesuai kebutuhan kulit. Mengandung Portulaca ekstrak, Bisabolol, Shea Butter dan Allantoin.

Ini warnanya putih, tapi nggak bikin white cast di muka. Duet sama nia suncare ya tentu aja cocok (jika hanya krim aja). 

Suncare Nia White
Salah satu produk kategori kosmetik airin yang diformulasikan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari, mengandung SPF 30 dan bahan aktif Niacinamide. Fungsi dari Niacinamide sendiri adalah meningkatkan elastisitas kulit, meningkatkan produksi ceramide kulit, menebalkan tembok pertahanan kulit baik dari radikal bebas ataupun bakteri, mengurangi produksi sebum berlebih dan sangat baik untuk pengobatan kulit berjerawat. Selain itu jika rutin digunakan Niacinamide dapat membantu mengurangi komedo dan mencerahkan warna kulit. Suncare Nia White dibuat dengan tekstur yang langsung meresap kedalam kulit dan krim yang berwarna putih sehingga bisa untuk semua warna kulit. Suncare Nia White aman digunakan dari usia 13 tahun, diperuntukan untuk kulit normal oily acne ataupun normal dry acne.

Nggak ada penolakan dari kulit saya saat moisturizer cream + suncare kalau cuman aplikasi krimnya aja, tapi kalo habis ini ditemplok CC cream nya Wardah terus bedak Maybelline loose powder, braaakk nggak ngeblend, berat kaya topeng (yang bikin berat berarti yang mananya ya?)  

Facial Wash Dry 
Adalah facial wash yang diformulasikan khusus untuk kulit kering, dengan bahan aktif Chamomile dan Aloe Barbadensis (Lidah Buaya) membantu membersihkan kulit dari kotoran dan sisa makeup. Selain itu Facial wash ini membantu melembabkan kulit dan mencerahkan kulit, serta diperuntukan untuk kulit kering atau kombinasi.

Yes, kalo facial washnya oke sih, cukup dipakai pagi dan malam aja. Nggak bikin kering atau kaku. Baiknya habis wash langsung exfoliate aja ngeluarin whitehead comedo. 

Caviar Serum 
Nhaaa ini jagoannya. Dulu-dulu waktu saya masih pake cream siang-malam seadanya, paling banter cuma sampe essence. Udah gitu belang betong pulak pakenya nggak rutin. Baru kali ni saya disiplin pake serum, daaann....emang sepertinya dia yang punya pengaruh besar ke kulit. Setelah saya baca-baca fungsi dan manfaat caviar pada kulit, ternyata wow hasilnya. Dia untuk anti aging, mengencangkan dan menghidrasi kulit, juga sekaligus mempercepat regenerasi  kulit dan mengandung antioksidan. 

Botolnya yang paling slim itu, tapi pas untuk pemakaian rutin selama tiga bulan, dari bulan Juni sampe awal September. Harganya 225rb. 

Sekarang Airin derm set ini udah habis semua. Trus saya nggak lanjut order lagi simply bukan karena gak cocok tapi karena penasaran pengen jajal merek-merek lain, haha :)) 

Oiya, sekarang Airin punya banyak cabang nggak cuman di Bandung tapi ada juga di Jakarta dan Surabaya. Mudah-mudahan nggak lama lagi melipir ke Malang deh biar treatmentnya nggak cuman setaun sekali pas mudik aja heee. 

Eco-Camp. Kemping Minim Sampah.

1 komentar
Kemping minim sampah, mungkinkah? 

Kita semua tahu sama tahu, bahwa di tempat-tempat kemping, di wilayah pendakian, sampah masih jadi PR utama bagi para pengelola. Berapa banyak pendaki yang mengaku pecinta alam itu hanya berkata cinta sebatas mulut saja? Benarkah cinta alam atau hanya cinta pujian yang didapat dari konten di media sosial? 

Nyatanya, di sudut-sudut area kemping selalu menggunung sampah sisa konsumsi, mulai botol minuman kemasan, plastik-plastik sampai styrofoam, yang akhirnya demi kepraktisan langsung disatukan dan dibakar, menghasilkan gas metana dan polusi udara yang buruk bagi lingkungan alam. 


camping minim sampah

Zero waste camp atau kemping minim sampah kedengarannya memang seperti mustahil, masa sih tidak ada sampah sama sekali? Trus bungkus ini, bungkus itu, dikemanakan? 

Rasanya nggak kebayang ya, bepergian tanpa bawa sesuatu yang pake kemasan, apalagi ini camping... butuh yang praktis-praktis, kenapa repot bawa wadah-wadahan sih, kan bikin berat?

Iyaaa, itu juga yang saya pikirkan waktu ikut Family Eco Camp dua minggu kemarin di Pinus Jungle Camp, Prigen. Seluruh peserta tentunya diharapkan berkomitmen dengan prinsip minim sampah yang dikampanyekan. 

Merasa tertantang dong, bisa nggak ya? 

Sehari-hari kami belum sampai sebegitunya mengelola sisa kosumsi di rumah, masih seneng jajan boba-bobaan. Itu suami juga kan demen banget bawa snack minimarket, bisa kah dia ditahan gak bawa snack angin? 

Karena kita mutusin buat berangkat naik kendaraan umum, harusnya sih nggak ada excuse buat "bawa-bawa tambahan ini itu untuk jaga-jaga". Semua barang diusahakan seringkas mungkin masuk ransel, karena kita perlu handsfree agak bisa menggandeng anak-anak.

Mencari inspirasi dan informasi sana-sini, terutama setelah ngobrol bareng Siska Nirmala, dengan buku Zero Waste Adventure-nya, saya langsung ingin segera ngelist barang bawaan dan cari-cari wadah yang akan dipakai untuk mengemasnya. 

Teh Siska ini spesialis pendakian, bawaannya tentu lebih ringkas lagi karena ransel akan terus nempel di punggung... Sementara kita hanya camping, artinya itu ransel meski berat akan ditaruh di dalam tenda. Dari sini saya jadi optimis kalau zero waste camp semua bisa banget dilakukan, sekaligus mematahkan pandangan sinis terhadap sikap anti plastik, anti kemasan, anti sampah, dll. 

NO. 
Berzero-waste (yang di-Indonesiakan menjadi minim sampah) itu, pengertiannya tidak sesempit GUE BENCI SAMPAH, ANTI PLASTIK-PLASTIK CLUB

Prinsip ini sejatinya akan mempengaruhi sendi-sendi pola hidup kita tentang minimalisme, hidup hemat dan sederhana, dan melakukan konsumsi dengan kesadaran penuh. Kenapa saya sebut 'sadar'? ya, karena banyak sekali selama ini kita terus mengonsumsi, ngonsumsi, dan ngonsumsi tanpa memikirkan efek sesudahnya, baik sisa konsumsinya maupun efek lain ke diri kita sendiri (jejak karbon, boros, gemuk, tidak sehat, dsb). 

Terlalu luas? Baik, kita balik ke teknis persiapan camping aja karena pasti banyak yang bingung soal teknisnya. Dari foto-foto persiapan pra-camping Teh Siska, sedikitnya melegakan saya, bahwa Teh Siska aja bawa 'calon sampah' kok, apalagi kami yang masih belajaran, tapi balik lagi ke kesadaran bahwa itu sampah lho, nggak bisa dipakai lagi apalagi dikomposkan...jadi meskipun mudah, jangan bermudah-mudahan. 

Saya yakin, suatu saat sampah-sampah yang saya bawa ini akan makin minimal, seiring kami mulai piawai, terbiasa dan baik-baik saja tanpa bawa snack-snack-an itu. 

KUNCI penting dari kemping minim sampah adalah : PERENCANAAN, dan ini sangaattt berpengaruh mulai dari mindset sampai praktik di lapangan. 

Ransum

zero waste camp
ada kompor camping yang di luar frame 

Ini persiapan bekal kita buat nginep 2D1N dengan 5 anggota keluarga. Di luar foto ini ada kompor kemping kecil yang kita bawa + tabung gas portable 2 pcs.

Ada beberapa asumsi yang memudahkan sebetulnya, bisa dibilang cheating lah karena kita nggak bener-bener kemping mandiri. 

Ada panitia di baliknya yang menyediakan nasi (3 x 2 porsi), ada teman-teman camp yang mau berjualan nasi pincuk, lauk, dan sebelumnya kita udah browsing daerah camp, ada warung-warung di sekitar untuk pertolongan kalau butuh bahan lauk tambahan. But this is worth to try as first practice. 

Sebagai ibu-ibu pasti paling bingung masalah makan, saya kasih ilustrasi yaa : 

Lauk-lauk makan : tempe kering, fillet kakap panggang, telur asin 5 pcs. 
Lauk tambahan : beli 2 pincuk nasi krawu, dan telur mentah 6 pcs.

Day 1 
Siang : nasi (bawa dari rumah), tempe kering, kakap 
Malam : nasi goreng telur asin (nasi dari panitia) -> anak-anak
                  nasi krawu -> orangtua (karena tnyata krawunya sedikit pedas) 
Ngopi pake kopi bubuk+air panas pakai tumbler. 

Day 2 
Bikin wedang uwuh 
Pagi : nasi (dari panitia) + telur ceplok 
Siang : nasi (dari panitia) + sisa telur direbus, plus telur asin. 
Snack wafer yang ada di rumah dibawa dalam wadah. 

Kelaparan? enggak sama sekali. Makan tercukupi, sukses tanpa kudu bekel mie instan/popop mie-an atau sarapan energen. Gizinya kurang seimbang? plis deh, sehari doang mah nggak langsung bikin kurang gizi...


zero waste
jaga2 barangkali ingin nyambel dan lalapan

Rekomendasi : ibu-ibu bisa bawa beras untuk bikin nasi liwet ya. Lauk makan yang awet lagi (tahan dalam 1-2hari) : telur rebus, kentang mustopha, dendeng, rendang kering, tempe-tahu goreng, dll .....

Untuk susu cair bocah-bocah, daripada menghasilkan beberapa sisa tetrapak, mendingan bawa yang sekalian satu liter. Di luar ruangan, ia bisa tahan selama 18 jam (udah percobaan), sebelum itu kayanya udah habis yaa. Bisa juga bekal oatmeal/muesli+susu untuk sarapan. 

Bawa buah paling yahud, sisa kulit atau bijinya bisa langsung dibuang ke lubang komposter. Gizi dapet, nggak nyampah juga. Mbak Siska malah pernah lho mendaki bawa melon kecil, hebring kan? Berarti kita juga bisaa.... 

Personal Care dan Toilettries 


zero waste camp
organic skincare by Griya Alka 

Untuk ini, saya bawa yang ada di rumah aja. Skincare harian nggak usah bawa 10 steps deh ya, bawa yg basic aja dulu...ini penting nih, in case ibu-ibu bingung mau bawa item yang mana aja :D 


Facial wash, face mist moisturizer, sunblock, serum, nite cream...beberapa saya repack ke kemasan travel. Plus natural organik care seperti sabun, cleanser, lipbalm, sikat dan pasta gigi masukin semua ke dalam satu pouch...muat kok, masih bisa masuk minyak angin oles juga.

Rekomendasi :
- Siapin wadah travel pack (bisa dibeli di Miniso dkk) untuk nuang item yang botolnya besar. Secukupnya aja, ngga usah diisi penuh, sesuaikan dengan durasi kemping.
- Untuk yang sudah bisa move on dari personal care pabrikan ke yang natural, cukup pakai VCO dan baking soda untuk all purpose (pasta gigi, sabun mandi, shampoo) ~ saya jujur aja belum bisa dan belum prioritas ke sini.
- Bawa wash cloth (atau handuk yang digunting seukuran sapu tangan), sebagai pengganti tisu toilet. Setiap habis dari toilet, basuh dengan handuk tersebut lalu jemur. 

Clothing 

Ini mungkin agak sedikit effort lebih kalo punya bayi yaaa, karena komitmen kita nggak boleh bawa pospak dan tisu basah. Tapi kemarin saya lihat bapak-bapak so sweet banget nyuci sebaskom clodi di pancuran, dengan sabun lerak tentunya. Jadi, tanpa pospak pun memungkinkan, yah.


kemping minim sampah
ini biji lerak yang kalau direndam bisa menghasilkan kandungan sabun

Memang harus gesit, popok-popok itu harus segera dicuci dan dijemur agar bisa dipake lagi (jemur baju bisa kok, bisa di atas tenda atau ikat tali pramuka di antara dua pohon, jadi deh tali jemuran).


Pengalaman saya camping di pantai dan di gunung, kalo ke pantai bajunya banyak ganti karena sering basah-basahan, kalo ke gunung load bertambah karena bawa jaket tebal dan sleeping bag...jadi saling silang aja sih.  Tapi lagi-lagi, di manapun itu, bisa banget dijemur (kan gak mungkin camping saat musim hujan, toh?) jadi nggak usah bawa baju kebanyakan.

Rekomendasi : bawa dry bag untuk persiapan bawa clodi/baju yang nggak sempat dicuci karena keburu pulang, misalnya... untuk baju kering kotor (tanpa bau ompol), pisahin aja susunannya dengan baju bersih, kalo saya nandain baju kotor dengan dibalik baru dilipat. Nggak perlu kresek.

Bhaiiiq....soal tetek bengek beres yaaaa..

Aktivitas 

Sekarang mau cerita acaranyaaa..... sekalian kali aja ada yang tertarik juga ngadain acara kemping minim sampah macam begini yaaa... 

Sebenernya sama aja sih, nggak eksklusip gimana juga, ya artinya bahwa semua bisa dilakukan sewajarnya aja dengan normal. Nggak jadi tegang atau kaku karena nggak bisa nyampah, haha.   

Hari pertama, setelah beres-beres tenda dan perkenalan, kami main layangan antara ayah dan anak....terus terang, anak-anak saya nggak gape main layangan, mereka emang kurang gerak :D Tapi main layangan di tempat terbuka gini tetep aja membahagiakan, masang senar, naikin layangan, tarik ulur.....meski harus berakhir karena layangannya sobek.

Selanjutnya sesi panahan untuk bapak-bapak, ibu-ibu maupun anak-anak (7th up). Pada girang banget terutama yang baru pertama kali pegang bow dan arrow. 

eco campeco camp

Hari kedua, hirup dan rasakan terapi sholat subuh di alam terbuka. Masyaallah....jadi pengalaman tak terlupakan juga buat anak-anak, sholat di hamparan rumput beratapkan langit. Habis itu masak sarapan bareng-bareng keluarga terus makan pake alas daun ala bancakan. 

zero waste camp
sekitar jam 05.30 pagi

Pagi-paginya, kita semua belajar foraging alias meramban. Survival skill yang satu ini nggak cuman ibu-ibu aja yang perlu tau, melainkan semua orang termasuk anak-anak juga sudah harus dilatih pengetahuan tentang mempertahankan kelangsungan hidup.

Kalau meramban gini jalannya nggak mesti jauh-jauh karena ternyata di sekitar aja sudah ketemu banyak edible plants yang manfaatnya berlimpah. Di sekitaran Pinus Camp kemarin, kami menemukan beberapa tumbuhan seperti sintrong, semanggi gunung, beluntas, dan tentunya kupas tuntas pinus dari daun sampai getahnya. 

foragingmeramban

Membawa hasil ramban ke basecamp, semua bisa langsung membuat pecel dari dedaunan edible yang nggak biasa kita makan. Kami membuat infused water dari buah pinus, sirup pinus, cincau kaca piring dan teh daun pinus... 

Masih banyak lagi yang bisa diulik sebenarnya, perlu camp khusus bertema foraging seharian. 




Salah satu kegiatan seru untuk anak-anak adalah membuat compost art. Yaitu bebikinan macam-macam bentuk dengan sisa konsumsi organik. Kreasinya bebas, mau diguntingin, mau disobek-sobek, terserah kreativitas anak-anak aja. 

Ali membuat alien yang pakai jambul dan jenggot, entahlah.... semoga bukan manifestasi muka bapaknya, haha. 


kemping minim sampah

Setelah pembuatan compost art selesai, semua bahan sisa konsumsi bisa dimasukkan ke dalam lubang komposter lalu belajar mengompos sampah.   

Api Unggun 

kemping minim sampah

Malam-malam mungkin sedikit jadi ujian untuk yang terbiasa mengaitkan kemping dan kelezatan aroma mie instan dan kopi item, hahah. Dihangatkan dengan api unggun, dikenyangkan oleh pop mie dan kopi sasetan sambil ngobrol ngalor ngidul, uhuuuyy... ~ nggak yaaaa.... kalo di camp minim sampah nggak maenan pop mie, karena styrofoam nggak bisa terurai, no tawar-tawar. 

Alternatifnya :

1.  Bikin mie tektek/mie goreng 
2. Libur dulu lah nggak makan mie instan 
3. Makan roti bakar
4. Makan jagung bakar yang dibakar di api unggun 
5. Makan pisang rebus, ubi panggang
6. Nyate sekalian! 

Banyak juga ternyata pilihannya. Namun kalo alasannya malas ribet sih ya pasti kepikirannya balik Pop Mie maning.... untuk itu, MINDSET itu penting. 

Masalah kopi-kopian lebih mudah, waktu sorenya ada rekan camp yang jualan kopi bubuk dalam toples, lalu ditimbang dalam gramasi dan dimasukkan ke dalam tumbler pembeli. 

Pembeli tinggal manasin air sendiri, lalu seduh panas-panas. Murmer. Segelas kopi robusta Arjuno 20gr hanya saya beli seharga 8 ribu saja, langsung habis. Ampasnya dipakai sebagai masker malam. Hal yang sama bisa diterapkan pada teh tubruk. 




Tertarik untuk bikin eco-camp di sekolahan atau komunitas? 

Silakan email saya untuk panduannya ya, nanti saya kirim. Menurut catatan saya, ada beberapa syarat bagi panitia agar konsep eco-camp/zero waste camp/kemping minim sampah bisa terjaga dan berjalan lancar, antara lain : 


zero waste

1. Persiapkan acara dengan matang, termasuk kemungkinan A, B, C dan konsekuensi-konsekuensinya
2. Pilih tempat yang pengelolanya sepakat dengan konsep yang diajukan, lebih baik lagi bisa bekerjasama lebih lanjut untuk proses pengolahan sampah organik, komposting, dll 
3. Berikan panduan selengkap pada peserta. Fokus pada solusi jika peserta mengalami kesulitan karena belum kebayang, pertama kali, dll 
4. No compromise. Sekali ada yang nawar bawa satu kresek, maka seluruh peserta akan menawar hal yang sama...kreseknya jadi banyak deh
5. Sediakan kardus per tenda untuk sampah, nanti ketahuan sebanyak apa sisa konsumsi kita selama camping dua hari dan belajar pemilahan organik dan non organik   
6. Buat acara semenarik mungkin yang nature-related. Yang tetap bikin seru, kenyang dan tidak kaku dan garing karena penuh aturan
7. Panitia bukanlah polisi lingkungan, buat peserta sadar bahwa "sampahmu adalah tanggung jawabmu". Semakin sedikit sampah non organik dihasilkan, semakin ringan tanggung jawabnya. 

Lainnya, saya mikir dulu yak.... :) 

Selamat mencoba dan loving your earth actually! 

Berenang Nyaman dengan Polite Swim

33 komentar
Meski kriterianya nggak beda jauh dengan baju renang pada umumnya, mesti diakui, memilih baju renang muslimah yang enakeun itu tricky banget. Karena selain nyaman bahannya, cuttingnya kudu pas biar nyaman dipake. 

Ada beberapa material bahan yang sering dipake untuk baju renang, antara lain nylon, spandex dan polyester. Dalam artikel "What is the Best Fabric for Making Swimwear?", dikatakan bahwa bahan yang paling baik untuk baju renang adalah 100% man-made fabric alias bahan buatan yang komposisinya terdiri dari nylon (80%-90%) dengan Lycra atau spandex (10%-20%). 


Dari sisi elastisitas, nylon punya elastisitas lebih baik dibanding bahan polyester, jadi tidak terasa terlalu ketat dan mudah dilepas saat basah (nggak nempel ke badan). Namun dari segi sun exposure resistant, polyester memiliki perlindungan yang lebih baik ketimbang nylon. 


Bahan polyester juga punya chlorine resistant yang lebih baik. No wonder, beberapa swimwear berbahan polyester biasanya dijual agak lebih mahal. 

Sejak seriusin berenang dari jaman SMA, ngalamin pake beberapa model baju renang mulai model rok lipit pendek (karena berenangnya di kolam renang khusus cewek), model baju senam (legging panjang, atasan bikini), dan model dive suit (baju selam terusan panjang-panjang). Yang terakhir ini longlast sampe jaman hamil, karena tinggal pake ninja atau swimcap doang.

Seiring kematangan umur, ciyeh...mulai nggak pede lagi pake baju selam. Kok sana sini nonjol gitu yak, hiikz, maluuu. Padahal yaa kalaupun nyemplung, biasanya saat kolamnya bener-bener sepi  aja cuman ada 1-2 pengunjung selain kita. Sisanya biasanya saya cuman jadi tukang tunggu barang, nyiapin handuk dan pakein baju anak-anak. Males bangeettt kalau nyemplung di kolam cendol. 

Lamaaa sekali nggak berenang, kok mupeng jugaa.. Apalagi badan mulai glambyar sana sini, sakit badan, jarang olahraga dan kurang gerak. Kuingin berenaaang, tapi pake baju apaaan.... 

Udah lama sih benernya kepo-kepoin baju renang muslimah. Yang ada rok dan kerudungnya gitu. Udah follow Polite Swim dari kapan tau, tertarik karena warnanya chic, bajunya longgar dan ada penutup dada, tapi tetep masih ragu kaya gitu apa nggak bakal berat yaa?? 

Lirik brand lain juga yang menyediakan swimwear muslimah seperti Assila, Sporte, Noore dan Sulbi (boleh ceki-ceki brand ini untuk pertimbangan dan perbandingan). Harganya variatif, mulai 350k sampei 749k, tapi bisa dapat insight macem-macem model baju renang muslimah yang diinginkan. 


Awalnya Polite ukuran paling kecilnya hanya ada sampai S. Tapi ukuran S ini masih serba kebesaran di badan saya. Jadi sudahlah pupus harapan punya Polite.


Tapiiiii, kalo jodoh emang nggak kemana...setelah bertahun-tahun pedekate, ngintip storiesnya Polite, dia available size XS. Huik! Dikepoin lagi, sizenya muat! Ahh, berasa ditembak gebetan dong, dag dig dug. PO tidak, PO tidak. 


Alur pemesanan di Polite Swim itu, dia based on Pre Order. Cara ordernya bisa lewat web http://www.polite-wardrobe.com/ bisa juga lewat WA ke admin IG. Biasanya satu bulan sekali ada jadwal PO. Periode pemesanannya dua mingguan, dan akan ready dalam dua-tiga mingguan. Jadi lumayan lah, bisa mikir-mikir dulu sembari ngumpulin dananya :) 


Model dan size baju renang yang di-PO-kan juga nggak semuanya available, jadi nggak bisa pilih-pilih model yang lama kalo lagi nggak keluar modelnya. Nah kebetulan XS yang available saat itu adalah model Shark-Maroon Silver. Dua model lain yang di-PO-kan nggak ada size XS. Bisa sih kalo mau nunggu PO selanjutnya, tapi kan aku keburu pengen renang yaakk...keburu uangnya kepake juga, hehe. 


Paket datang dalam kemasan kantung plastik transparan, dilengkapi shopping bag hitam berlabel Polite Swim. Fancy banget sih menurut saya. Walau paketnya terasa berat dan bulky, tapi beratnya nggak lebih dari 1 kilo kok. 


Saya review satu per satu bagian yaaa. 

Hijab


Ada dua model pet yang tersedia, shark dan whale. Baru ngerasain yang shark sih, soalnya nggak pede sama bentuk muka. Tapi kayanya kalo mukanya cakep mah mau pake pet apa aja oke.   

whale

shark
Hijab ini mirip bentuknya kaya ninja, jadi ada yang ngawir sedada, lalu dimasukkan ke dalam baju renangnya biar ringkes. Ya bisa aja sih dikeluarin, tapi buat apa, kan sudah ada bolero yang nempel di baju renang. Lagipula biar nggak ngangkat-ngangkat gitu pas di air jadi menutup kepala rapat. 

Atasan 



Bagian badan ini paling saya suka soalnya longgar menutup perut dan bokong, berasa pake tunik. Beberapa muslimah swimwear masih tetap membentuk badan, termasuk baju selam yang biasa saya pakai. Ini uaslliii, bikin gak pede banget karena nyetak sana sini atas bawah. 

Nggak cuman alasan badan saya nggak bagus sih, tapi kan lebih aman dan nyaman ya kalo bajunya longgar gini. Bebas bergerak dan tetap covered. Bolero menutup dada attached langsung di bajunya, jadi nggak akan ngangkat-ngangkat dan ketika kita naik dari kolam auto rapi lagi baju dan boleronya. 


Jangan salah, walau kelihatannya longgar dan berlapis, ini bahannya enteng karena terbuat dari nylon spandex. Saat kita ngangkat badan dari kolam, dia nggak bawa air jadi nggak berat. Cepet banget keringnya, cuman diangin-angin aja cukup nggak perlu dikucek dan di dry spin


Celana & kaos kaki 


Kalau kita biasa pake legging atau celana renang yang ngepress dan membentuk paha sampe kaki, celananya Polite bentuknya macam celana alibaba. Longgar, tapi nggak kewer-kewer saat di air. Tetap bisa bergerak bebas dan ringan. 


Bagian bawah yang cropped bikin celana nggak tersingkap meski kita sedang posisi handstand (ngapain juga coba begini...), juga ada kancing yang menghubungkan celana dan baju sehingga saat berenang baju nggak akan tersingkap. Intinya sih, semua dibuat nyaman dan bebas bergerak tanpa khawatir. 




Kaos kaki tersedia dalam berbagai ukuran sesuai ukuran kaki. Honestly agak ngambang gitu sih pas pake kaoskakinya, tapi untuk berenang di muka umum mah pake aja. Nggak licin karena bawahnya ada bintik-bintik karet gitu. 

Minusnya, Polite ini banyak aturan dari mulai pemakaian sampai care instruction hihihi. Jadi, pastikan sebelumnya baca bener-bener seluruh isi di dalam buku petunjuk. Mulai cara masangkan kancing di baju dan celana, pake kerudung, dan petunjuk pencucian. Meski nggak berat, tetap aja kalo dalam keadaan basah dia bulky banget, tapi tenang aja...doi cepet keringnya dan segera bisa dilipat. Tapi tetep, dilipat juga gendut, heheheh.    


Kesalahan saya kemarin, agak lama ngerendem di air, kelupaan. Jadinya warna agak sedikit luntur ke yang lebih muda. My bad, huhuhuhu. 



ini real picnya yah..no model-model, asli chubby nya :))


So far, enaakk banget berenang pake Polite swimsuit. Aman dan nyaman. Kalo mau ganti-ganti hijabnya juga bisa kok, nggak masalah. Pingin coba sih hijab fenomenyal si Nooresport itu. Percaya deh, ini enteng banget bahannya, nggak menghambat pergerakan saat berenang. 

paket lengkap swimsuit Polite Swim

Untuk set standar swimsuit (baju, celana, hijab) harganya sekitar 475.000 jika pesan saat PO (biasanya diskon 10-15%), kalo ready stock di web 525.000. Enaknya ikut PO, kita bisa rekues size. Sedangkan kaos kaki dijual terpisah seharga 36.000.

Ini ada buat anak-anaknya juga loh, cek IG atau webnya. Ada dua model, Nemo dan Marlin. Lucu-lucu banget warna pink-grey gitu. 

Semoga yaaa... dengan punya baju renang yang mumpuni, saya lebih rajin lagi berolahraga sesuai niatan seminggu sekali berenang. As Dory said.. just keep swimming!!  

*updated : saya copy-kan sizechart yang ada di web yaa...biar nggak bolak balik.

Size Spec Baju
XSSMLXLXXL
Panjang Bahu353637383940
Panjang Tangan555657585959
Lingkar Dada88909498100104
Lingkar Pinggul92100104108112116
Panjang Baju778486909090
Size Spec Celana
XSSMLXLXXL
Lingkar Ban Karet Celana445052545656
Tinggi Belahan242424242424
Panjang Celana869595101101